DETAIL DOCUMENT
PEMBELAJARAN ANALISIS UNSUR INTRINSIK CERPEN “GUS JAKFAR” KARYA AHMAD MUSTOFA BISRI MENGGUNAKAN METODE JIGSAW PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 1 SALEM TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
TEGUH, -
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-18 04:41:30 
Abstract :
Teguh. NPM 15410158 ?Pembelajaran Analisis Unsur Intrinsik Cerpen ?Gus Jakfar? Karya Ahmad Mustofa Bisri Menggunakan Metode Jigsaw Pada Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 1 Salem Tahun Pelajaran 2019/2020?. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Dr. Harjito, M.Hum dan pembimbing II Dr. Ika Septiana, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Analisis, Cerpen, Unsur Intrinsik, Peserta Didik. Dalam karya sastra berupa cerpen terdapat unsur intrisik yang dapat dianalisis oleh pembaca. Salah satunya adalah unsur intrinsik cerpen ?Gus Jakfar? karya Ahmad Mustofa Bisri. Unsur intrinsik tersebut dapat dianalisis sebagai bahan pembelajaran sastra oleh peserta didik di sekolah. Sehingga dapat menambah wawasan dan mengenal karya sastra berupa cerpen lebih mendalam. Adapaun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana unsur intrinsik cerpen ?Gus Jakfar? karya Ahmad Mustofa Bisri dapat dianalisis dengan baik dan membawa manfaat moral yang terkandung dalam cerpen tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk pembelajaran menganalisis unsur intrinsik cerpen ?Gus Jakfar? karya Ahmad Mustofa Bisri pada peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Salem tahun pelajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes dan non tes. Teknik tes dilakukan dengan memberi pertanyaan atau soal. Teknik non tes yaitu dilakukan dengan cara memberi lembar wawancara kepada peserta didik. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa peserta didik mampu menganalisis unsur intrinsik cerpen ?Gus Jakfar? dengan menggunakan metode jigsaw. Peserta didik juga merespon dengan baik ketika proses pembelajaran menganalisis unsur intrinsik. Hal tersebut terlihat dari peserta didik aktif bertanya jika masih ada yang kurang paham. Saran yang dapat penulis sampaikan adalah pendidik lebih sering mengajak peserta didik membaca buku. Baik itu buku fiksi maupun non fiksi. Agar peserta didik tidak banyak mengeluh jika diminta untuk membaca karya sastra. Kemudian untuk peserta didik hendaklah bersemangat, lebih aktif, dan kreatif ketika pembelajaran sastra. 

File :
TEGUH.pdf
Institution Info

Universitas PGRI Semarang