DETAIL DOCUMENT
ANALISIS KESALAHAN SISWA BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI PECAHAN PADA KELAS IV SD NEGERI MANYARAN 02 SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
PRAMESTI, TIA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-18 04:47:56 
Abstract :
TIA PRAMESTI. NPM 16120391. ?Analisis Kesalahan Siswa Berdasarkan Prosedur Newman Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Pecahan Pada Kelas IV SD Negeri Manyaran 02 Semarang?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Univeristas PGRI Semarang. 2020. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya nilai hasil belajar siswa pada materi pecahan saat mengerjakan soal cerita. hal ini disebabkan karena siswa tidak memahami maksud soal dan merasa kesulitan sehingga menyebabkan kesalahan-kesalahan saat mengerjakan soal cerita. Fokus penelitian ini adalah (1) Apa sajakah jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi Pecahan berdasarkan prosedur Newman?, (2) Apakah penyebab terjadinya kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi pecahan berdasarkan prosedur Newman?. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi Pecahan berdasarkan prosedur Newman, (2) untuk mengetahui penyebab terjadinya kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi pecahan berdasarkan prosedur Newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 02 Manyaran Semarang. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukan bahwa subjek penelitian mengalami kesalahan pada masing-masing butir soal dengan berbagai jenis kesalahan yakni kesalahan membaca tidak terjadi sama sekali dengan presentase 0%, kesalahan memahami masalah sebanyak 9 kali dengan presentase 30%, kesalahan transformasi masalah sebanyak 7 kali denagn presentase 23,34%, kesalaahan keterampilan proses sebanyak 10 kali dengan presentase 36,66%, dan kesalahan penulisan jawaban akhir sebnayak 4 kali dengan presentase 2,64%. Terdapat beberapa penyebab terjadinya kesalahan yaitu kebingungan cara menyelesaikan soal, tidak memahami maksud soal, tidak memahami konsep pecahan dan tidak teliti dalam menyelesaikan soal. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat diberikan adalah sebaiknya ditambah dengan solusi meminimalisir kesalahan yang terjadi dan guru harus membiasakan siswa untuk berlatih mengerjakan soal-soal bentuk cerita agar siswa terbiasa mengerjakannya. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang