Abstract :
Pada industri pengrajin bambu skala kecil masih banyak dijumpai
teknologi penunjang produksi yang dijalankan secara manual, salah satunya
yaitu mesin irat bambu. Sehingga dibutuhkan inovasi terhadap alat yang
sudah ada agar dapat bekerja lebih efisien. Tujuan tugas akhir ini adalah
membuat mesin irat bambu dengan diameter 13 mm. Metode yang
digunakan untuk membuat mesin ini adalah observasi, perancangan,
pembuatan komponen, perakitan, dan pengujian. Observasi kami lakukan
untuk mencari data-data dan melakukan perhitungan yang akan kami
jadikan pedoman untuk merancang mesin. Setelah perancangan mesin
selesai, proses pembuatan komponen dan perakitan kami lakukan di kampus
3 UPGRIS. Mesin irat bambu memiliki spesifikasi menggunakan motor
listrik 1 HP sebagai sumber daya penggerak.
Kata kunci: Mesin irat bambu, produksi meningkat, dan efisiensi.