DETAIL DOCUMENT
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN METODE POLYA KELAS IV SD NEGERI LAMPER TENGAH 02 KOTA SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2019 /2020
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
NOVIANTI, ANI RIZKI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-18 06:37:02 
Abstract :
ANI RIZKI NOVIANTI. 15120427. ?Analisis Kemampuan Penalaran Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika dengan Metode Polya Kelas IV SD Negeri Lamper Tengah 02 Kota Semarang Tahun Pelajaran 2019/2020?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. 2019. Dosen Pembimbing I Joko Sulianto, S.Pd., M.Pd, dan Dosen Pembimbing II Ari Widyaningrum, S.Pd., M.Pd. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah siswa perlu memiliki kemampuan penalaran yang baik, dan siswa perlu mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Dalam pembelajaran matematika kemampuan penalaran dalam memecahkan masalah matematis sangat penting. Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana pembelajaran matematika di kelas IV SD Negeri Lamper Tengah 02 Kota Semarang, (2) Bagaimana kemampuan penalaran siswa dalam menyelesaikan masalah matematika dengan metode polya di kelas IV SD Negeri Lamper Tengah 02 Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pembelajaran matematika kelas IV SD Negeri Lamper Tengah 02 Kota Semarang, (2) Mengetahui kemampuan penalaran siswa dalam menyelesaikan masalah matematika dengan metode polya kelas IV SD Negeri Lamper Tengah 02 Kota Semarang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini d SD Negeri Lamper Tengah 02 Kota Semarang. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, angket/kuesioner, tes penalaran dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika sudah terlaksana dengan sangat baik dengan presentase sebesar 78%. Kemampuan penalaran siswa masih rendah dengan perolehan keseluruhan hasil tes 67,44%. Pada data klasfikasi penalaran matematis siswa didapatkan presentase sebesar 72,79% pada aspek memahami pengertian, 28,60% pada aspek berpikir logis, 60% pada aspek memahami contoh negatif, 66,97% pada aspek berpikir deduksi, 24,41% pada aspek berpikir sistematis, 61,39% pada aspek berpikir konsisten, 55,81% pada aspek menarik kesimpulan, 41,16% pada aspek menentukan metode, 29,76% pada aspek membuat alasan, 21,39% pada aspek menentukan strategi. Saran yang dapat diberikan dalam skripsi ini adalah guru lebih memperhatikan dan mengembangkan kemampuan penalaran siswa dalam memecahkan masalah matematika selama proses pembelajaran. Kata Kunci: penalaran matematis, pemecahan masalah 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang