DETAIL DOCUMENT
UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK KELOMPOK A MELAUI BERMAIN EGRANG BATHOK KELAPA DI RA KARAKTER SEMARANG TAHUN AJARAN 2018/2019
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
MURTAZIQOH, ANIK
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-18 07:03:49 
Abstract :
ANIK MURTAZIQOH, NPM 12150069. ?Upaya Meningkatkan Kemandirian Anak Kelompok A Melalui Bermain Egrang Bathok Kelapa Di RA Karakter Semarang Tahun Ajaran 2018/2019?. Peneltian Tindakan Kelas (PTK) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Agung Prasetyo, S.Psi, M.Pd.Psi dan Pembimbing II Dwi Prasetiyawati DH, S.Pd., M.Pd. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya kemandirian pada anak kelompok A RA Karakter Semarang. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya variasi kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kemandirian anak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) dibutuhkan dorongan motivasi lebih untuk mengembangkan kemandirian, 2) masih banyak anak yang meminta bantuan ketika melakukan kegiatan sekolah , 3)fasilitas cukup untuk mengembangkan kemandirian, 4) sikap mengarahkan perilaku dan tidak bergantung pada orang lain anak-anak kurang. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini untuk meningkatkan kemandirian anak melalui bermain egrang bathok kelapa pada anak kelompok A RA Karakter Semarang. Metode penelitian dilakukan dengan tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A di RA Karakter Semarang yang berjumlah 26 anak, terdiri dari 16 anak laki-laki dan 10 anak perempuan tahun ajaran 2018/2019. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi dan dokumentasi, observasi terdiri dari pengamatan yang dilakukan melalui lembar observasi sedangkan dokumentasi terdiri dari foto dan video yang diambil pada saat penelitian. Hasil penelitian kemandirian anak melalui bermain engrang bathok kelapa yang dicapai anak didik lebih meningkat dibandingkan dengan sebelumnya dimana perkembangan kemandirian anak hanya mencapai 19,2%, namun setelah dilakukan praktek penelitian tindakan kelas melalui bermain engrang bathok kelapa, pada siklus I mengalami peningkatan mencapai 42,3%, maka dari itu dilakukan penelitian ulang sehingga pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 88,4%, dimana tingkat pencapaian tersebut sudah memenuhi target penelitian. Disimpulkan bahwa melalui bermain egrang bathok kelapa dapat meningkatkan kemandirian pada anak. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah supaya kegiatan bermain alat permainan tradisional terutama egrang bathok kelapa dapat digunakan sebagai salah satu variasi kegiatan pembelajaran bagi guru untuk meningkatkan kemandirian pada anak 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang