Abstract :
Air umpan adalah air yang disuplai ke boiler untuk dirubah menjadi steam.
Sedangkan sistem air umpan adalah sistem penyediaan air secara otomatis untuk
boiler sesuai dengan kebutuhan steam. Air merupakan penunjang yang digunakan
pada setiap sektor industri seperti untuk air umpan boiler. Persyaratan air umpan
boiler dapat dapat ditinjau dari harga pH, konduktivitas, dan total dissolved solids
(TDS), sehingga air yang akan digunakan harus diolah terlebih dahulu. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi perbandingan resin terhadap
pH, konduktivitas, dan total dissolved solids (TDS) dari air produk. De-aerator
berfungsi mengeluarkan gas-gas terlarut yang bersifat korosif seperti oksige (O2),
karbon dioksida (CO2), hydrogen (H), de-aerator mempunyai tekanan (-450 ~ -
250) mbarg, tekanan steam 150 psi (10 barg), temperatur air 75oC ? 85oC,
tekanan vacum dalam tabung (-450 ~ -250) mbarg ( -13,3 Hg ~ 7,5 Hg) .
Penggunaan boiler pada industry atau pabrik kimia sebagai peralatan penghasil
steam yang biasa digunakan sebagai fluida penukar panas ,pembangkit turbin,
atau sebagai bahan reaktan .Air boiler yang terdapat dalam boiler hendaklah
memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh American Society of Mechanical
Engineers (ASME) .Permasalahn yang sering timbul apabila tidak memenuhi
persyaratan yang telah di tetapkan ASME seperti Kerak,Deposit, Korosi atau
carry over yang disebabkan oleh parameter yang telah ditetapkan tidak memenuhi
standar ASME . Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah air boiler
pada sampel air boiler yang diambil masih memenuhi parameter yang ditetapkan
oleh ASME.
Kata kuci : Boiler, Water Treatmeant, Water Softenert, Air Umpan