Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya jumlah kendaraan bermotor
diindonesia yang berpotensi menyebabkan polusi udara akibat gas buang yang
dihasilkan. Selain itu penelitian ini untuk melihat perbandingan komsumsi bahan
bakar pertalite ketika ditambahkan zat aditif berupa octane booster dan sebelum
ditambahkan octane booster dan peforma mesin yang dihasilkan pada sepeda
motor injeksi. Octane booster sendiri yang digunakan adalah produk STP yang
dihasilkan oleh Negara Amerika Serikat. Penambahan octane booster sendiri
diharapkan mampu menyempurnakan proses pembakaran sehingga dapat
menggurangi komsumsi bahan bakar dan emisi gas buang terhadap manusia dan
lingkungan yang dihasilkan pada sepada motor injeksi.
Permasalahan penelitian ini adalah komsumsi bahan bakar dan emisi gas
buang CO, CO², HC, O² dan ? dengan perbandingan sebelum dan sesudah
penambahan octane booster pada sepeda motor injeksi yang diuji.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. pada penelitian ini
dilakukan dengan penambahan octane booster sebesar 5 ml, 10 ml, 15 ml, 20 ml,
dan 25 ml kedalam 1 liter bahan bakar pertalite kemudian diuji dengan komsumsi
bahan bakar dan emisi gas buangnya pada putaran mesin 3000 rpm, 3500 rpm
4000 rpm, 4500 rpm, 5000 rpm, 5500 rpm, 6000 rpm, 6500 rpm dan 7000 rpm
dengan type sepeda motor injeksi type Honda Vario 125CC. Mesin uji
menggunakan alat uji gas analyzer kemudian data yang dihasilkan diolah
menggunakan software microsoft excel. Sedangkan untuk peforma mesin dan
komsumsi bahan bakar sebelum dan sesudah menggunakan octane booster di uji
dengan menggunakan mesin uji dyno test.
Kata Kunci : Octane Booster, Gas Buang, Komsumsi Bahan Bakar, Peforma
Mesin.