DETAIL DOCUMENT
DAMPAK ELECTRONIC VOTING ( E-VOTING) TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PEMILIHAN KEPALA DESA DI DESA BADAK KECAMATAN BELIK KABUPATEN PEMALANG TAHUN 2018
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Nasrullah, Muhammad Anwar
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-18 08:18:27 
Abstract :
Muhammad Anwar Nasrullah. ?Dampak Electronic Voting (E-Voting ) Terhadap Partisipasi Masyarakat Pada Pemilihan Kepala Desa Di Desa Badak Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang Tahun 2018?, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2020. Latar belakang dari penelitian ini adalah Pilkades di Indonesia saat ini masih menyelengggarakan dengan cara konvensional yaitu dengan mencoblos calon kepala desa. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini yang begitu pesat , beberapa daerah di Indonesia menyelenggarakan pilkades dengan voting yang menggunakan alat elektronik. Penerapan e-Voting diharapkan mampu mengatasi kendala yang sering terjadi pada saat menggunakan sistem konvensional. Kabupaten Pemalang menjadi salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa secara e-voting di tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Lokasi di Desa Badak Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang. Fokus penelitiannya ?Dampak Electronic Voting (E-Voting) Terhadap Partisipasi Masyarakat Pada Pemilihan Kepala Desa Di Desa Badak, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang Tahun 2018? dengan 2 indikator dampak positif dan 2 indokator dampak negatif. Dampak positif 1) Meningkatnya kenyamanan bagi para pemilih calon Kepala Desa. 2) Berpotensi meningkatkan partisipasi dan jumlah suara, khususnya pemilihan kepala desa melalui internet. Dampak negatif 1). Terbatasnya keterbukaan dan pemahaman sistem bagi yang bukan ahlinya 2). Berpotensi kurangnya kepercayaan publik pada pemilihan berdasarkan e-voting Hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut 1). Pilkades secara e- voting memberikan kenyamanan bagi masyarakat desa Badak yaitu dengan adanya kemudahan bagi masyarakat dan menjadi hal yang baru di masyarakat desa Badak serta pemilihan lebih cepat, efektif dan efisien. Mempermudah panitia dalam proses penghitungan karena lebih cepat dan efisien dalam waktu 2). Menumbuhkan partisipasi masyarakat yang tinggal di luar desa Badak atau sedang merantau, karena ini hal baru maka masyarakat penasaran dengan pemilihan secara e-voting ini sehingga banyak dari masyarakat yang sedang merantau untuk kembali ke desa Badak untuk memilih calon kepala desa. Masyarakat sangat antusias terhadap pemilihan kepala desa Badak secara e-voting ini. Dampak Negatif 1). Keterbukaan dan pemahaman sistem yang hanya diketahui oleh ahli sistemnya saja. 2). Masyarakat desa Badak secara keseluruhan hampir 90% percaya terhadap pemilihan kepala desa Badak secara e-voting. Namun terkait dengan sistem masyarakat hanya mengetahui secara umum saja, tidak secara khusus. Kata Kunci : Electronic Voting , Partisipasi Masyarakat, Pemilihan Kepala Desa 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang