Abstract :
Baja ST 40 banyak digunakan untuk pembuatan kawat, paku, wire mesh
dan, peralatan otomotif. Dalam waktu yang lama baja akan mengalami proses
elektrokimia dengan lingkungan yang biasanya disebut dengan korosi.
Elektroplating Nikel merupakan proses pelapisan menggunakan prinsip
pengendapan logam dengan arus listrik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh tegangan listrik pada proses elektroplating Nikel terhadap tebal lapisan
dan kekerasan lapisan Baja ST 40.
Variasi tegangan menggunakan 2.5, 3, 3.5 dan 4 volt, waktu pelapisan
selama 30 menit dengan suhu 30°C. Jenis larutan yang digunakan Nikel Sulfat 1 kg
dengan 4 liter aquadest, Nikel klorida 1 kg dengan 20 liter aquadest dan, Nikel
boric acid 1 kg dengan 20 liter aquadest. Adanya pengaruh variasi tegangan yaitu
semakin besar tegangan yang diberikan maka semakin cepat proses oksidasinya
pada nikel sehingga endapan yang menempel semakin banyak. Nilai tegangan
paling tinggi pada rata-rata tegangan 4 volt yaitu 71,53 µm dan nilai ketebalan
terendah pada tegangan 2.5 volt yaitu 54,3 µm. Sedangkan nilai kekerasan tertinggi
pada tegangan 4 volt yang mempunyai nilai kekerasan 260 HV, dan nilai kekerasan
terendah pada rata-rata tegangan 2.5 volt yaitu 245 HV.
Kata Kunci : baja ST 40, variasi Tegangan, elektroplating Nikel,
ketebalan lapisan, kekerasan lapisan.