DETAIL DOCUMENT
PENGARUH TEGANGAN PADA PROSES ELEKTROPLATING NIKEL TERHADAP TEBAL LAPISAN DAN KEKERASAN BAJA ST 40
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
HADIMULYONO, WAHAYU
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-19 03:01:13 
Abstract :
Baja ST 40 banyak digunakan untuk pembuatan kawat, paku, wire mesh dan, peralatan otomotif. Dalam waktu yang lama baja akan mengalami proses elektrokimia dengan lingkungan yang biasanya disebut dengan korosi. Elektroplating Nikel merupakan proses pelapisan menggunakan prinsip pengendapan logam dengan arus listrik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tegangan listrik pada proses elektroplating Nikel terhadap tebal lapisan dan kekerasan lapisan Baja ST 40. Variasi tegangan menggunakan 2.5, 3, 3.5 dan 4 volt, waktu pelapisan selama 30 menit dengan suhu 30°C. Jenis larutan yang digunakan Nikel Sulfat 1 kg dengan 4 liter aquadest, Nikel klorida 1 kg dengan 20 liter aquadest dan, Nikel boric acid 1 kg dengan 20 liter aquadest. Adanya pengaruh variasi tegangan yaitu semakin besar tegangan yang diberikan maka semakin cepat proses oksidasinya pada nikel sehingga endapan yang menempel semakin banyak. Nilai tegangan paling tinggi pada rata-rata tegangan 4 volt yaitu 71,53 µm dan nilai ketebalan terendah pada tegangan 2.5 volt yaitu 54,3 µm. Sedangkan nilai kekerasan tertinggi pada tegangan 4 volt yang mempunyai nilai kekerasan 260 HV, dan nilai kekerasan terendah pada rata-rata tegangan 2.5 volt yaitu 245 HV. Kata Kunci : baja ST 40, variasi Tegangan, elektroplating Nikel, ketebalan lapisan, kekerasan lapisan. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang