DETAIL DOCUMENT
PERSEPSI SISWA MENGENAI PENDIDIKAN SEKS (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF) PADA SISWA KELAS ATAS SDN BANDUNGAN 03 KABUPATEN SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
FEBRIYANSYAH, MUHAMMAD SANDY
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-19 03:03:21 
Abstract :
Muhammad Sandy Febriyansyah. NPM 16120015. ?Persepsi Siswa Mengenai Pendidikan Seks (Studi Deskriptif Kualitatif) pada Siswa Kelas Atas SDN Bandungan 03 Kabupaten Semarang?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2020. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pendidikan seks, (2) Untuk mengetahui sumber yang digunakan oleh siswa untuk memperoleh pendidikan seks, (3) Untuk mengetahui pengetahuan apa yang banyak dibutuhkan oleh siswa melalui sumber-sumber tersebut, (4) Untuk mengetahui kasus kekerasan seksual yang dialami oleh siswa SDN Bandungan 03 Kabupaten Semarang, dan (5) Untuk mengetahui perilaku menyimpang yang berhubungan dengan tindakan seksual pada siswa SDN Bandungan 03 Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu: Informan atau narasumber, yaitu siswa kelas atas SDN Bandungan 03 Kabupaten Semarang serta guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara mendalam (in depth interviewing). Teknik pengembangan validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah trianggulasi data (trianggulasi sumber) dan review informan. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif (Interactive Model of Analisys) yang memiliki tiga komponen yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasinya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Persepsi siswa mengenai pendidikan seks adalah pendidikan seks dipandang oleh siswa sebagai sesuatu yang penting, bernilai positif, serta bermanfaat bagi mereka dalam membantu persoalan hidup siswa. Melalui pendidikan seks siswa mampu mengarahkan perilaku seksualnya agar tidak menyimpang dari norma yang ada serta dapat terhindar dari hal-hal yang negatif, (2) Sumber pendidikan seks yang digunakan oleh siswa adalah dari lingkungan keluarga ataupun sekolah. Selain itu siswa banyak mendapatkan informasi dan pengetahuan seks dari media massa dan teman sebaya, (3) Pengetahuan seputar seks yang dicari dan dibutuhkan oleh siswa adalah pengetahuan tentang masa pubertas, perkembangan dan pertumbuhan fisik dan non fisik, misalnya pengetahuan tentang menstruasi bagi siswa perempuan, (4) Kasus kekerasan seksual yang dialami oleh siswa SDN Bandungan 03 tidak terjadi/tidak ada walaupun lingkungan tempat tinggal siswa SDN Bandungan 03 dekat lokalisasi/karaoke di daerah Bandungan, dan (5) Perilaku menyimpang yang berhubungan dengan tindakan seksual pada Siswa SDN Bandungan 03 Kabupaten Semarang belum pernah terjadi dan tidak ditemukan pada siswa SDN Bandungan 03. Kata kunci: Persepsi siswa, pendidikan seks 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang