DETAIL DOCUMENT
PENGARUH LATIHAN LEG EXTENSION DAN SQUAT TERHADAP KEKUATAN OTOT TUNGKAI SISWA EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT SMA NEGERI 3 PEMALANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Khakiki, Winda Kurnia
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-19 03:36:20 
Abstract :
Winda Kurnia Khakiki. 15230282. ?Pengaruh Latihan Leg Extension dan Squat Terhadap Kekuatan Otot Tungkai Siswa Ekstrakurikuler Pencak Silat SMA Negeri 3 Pemalang.? Universitas PGRI Semarang. 2019. Donny Anhar Fahmi S.Si., M.Pd., dan Fajar Ari Widiyatmoko. S.Pd., M.Pd. Latar belakang masalah dalam penelitian ini siswa belum mengetahui terhadap pentingnya kekuatan otot tungkai, seberapa besar kekuatan otot tungkai selama melakukan latihan dan juga kualitas tendangan yang masih lemah. Yang mereka tahu hanya latihan untuk membentuk fisik yang bagus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas tendangan yang masih lemah, untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan leg extension dan squat terhadap kekuatan otot tungkai dan mengetahui hasil dari perbandingan kedua latihan. Penelitian ini menggunakan quasy eksperimental design, dengan pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok yaitu, latihan leg extension dan squat dengan jumlah tiga anak dalam latihan leg extension dan empat anak latihan squat. Teknik analisis data dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini diperoleh dengan hasil analisis kekuatan otot tungkai dengan model latihan leg extension nilai thitung lebih besar dibandingkan nilai ttabel (6.714>4.303) dengan nilai signifikasi sebesar 0.021 lebih kecil dari 0.05 (0.021<0.05) dan presentase peningkatan sebesar 25%. Dengan model latihan squat nilai nilai thitung lebih besar dibandingkan ttabel (16.846>5.841) dengan nilai signifikasi 0.000 lebih kecil dari 0.05 (0.000<0.05) dengan presentase peningkatan sebesar 28%. Dapat disimpulkan bahwa data mengalami peningkatan artinya model latihan leg extension dan squat berpengaruh terhadap kekuatan otot tungkai siswa ekstrakurikuler pencak silat SMA Negeri 3 Pemalang. Hipotesis perbandingan perbedaan antara kedua latihan dengan nilai signifikasi leg extension sebesar 0.177 lebih besar dari 0.05 (0.177>0.05) dan nilai signifikasi latihan squat sebesar 0.151 lebih besar dari 0.05 (0.151>0.05) dapat disimpulkan kedua data tersebut tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kekuatan otot tungkai siswa ekstrakurikuler pencak silat SMA Negeri 3 Pemalang dan latihan yang lebih baik digunakan adalah menggunakan latihan squat. Saran yang dapat penulis sampaikan adalah siswa harus lebih giat berlatih agar kekuatan otot tungkainya menjadi lebih baik lagi dan kuat, serta bagi para guru agar dapat dijadikan sebagai tambahan model latihan yang bervariasi lagi. Kata kunci: leg extension, squat, kekuatan otot tungkai, pencak silat 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang