Abstract :
Penelitian ini mendiskripsikan analisis tahapan berpikir kreatif siswa
ditinjau dari gaya belajar pada materi pertidaksamaan kuadrat. Metode penelitian
ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswa kelas IX B
SMP Hasanuddin 6. Data diambil melalui angket, tes, dan wawancara kemudian
dilakukan deskripsi kualitatif untuk mengetahui deskripsi kemampuan berpikir
kreatif siswa berdasarkan gaya belajarnya. Analisis tes berpikir kreatif matematis
mengacu pada empat indikator berpikir kreatif yaitu kelancaran, kelenturan,
keaslian dan elaborassi. Kemudian diidentifikasi ke dalam tingkat berpikir kreatif
matematis (TBKM) yang meliputi sangat kreatif (level 4), kreatif (level 3), cukup
kreatif (level 2), kurang kreatif (level 1), dan tidak kreatif (level 0). Dan hasil dari
penelitian ini membuktikan bahwa pada siswa visual berada pada Tingkat
Berpikir Kreatif Matematis Level 4. Berdasarkan data tersebut terdapat 21% siswa
atau 5 siswa yang memiliki gaya belajar visual. Pada siswa kinestetik berada pada
Tingkat Berpikir Kreatif Matematis Level 3. Berdasarkan data tersebut terdapat
38% siswa atau 9 siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik, yang tergolong
siswa kinestetik Pada siswa auditorial berada pada Tingkat Berpikir Kreatif
Matematis Level 1. Berdasarkan data tersebut terdapat 37% siswa atau 9 siswa
yang memiliki gaya belajar auditorial, yang tergolong siswa auditorial
Kata kunci : Berpikir Kreatif, Gaya Belajar, Pembelajaran Matematika