Abstract :
Mengerjakan soal matematika memerlukan pemecahan masalah dan
menyadari proses berfikirnya untuk mendapatkan tujuan hasil belajar yang
diinginkan. Hasil belajar siswa terdiri dari hasil nilai rendah dan tinggi. Tujuan
penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan metakognisi siswa SMK dalam
pemecahan masalah ditinjau dari gaya kognitif reflektif-impulsif dan hasil belajar.
Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian
ini terdiri dari empat siswa kels X TKRO 1 dari SMK N 5 Semarang tahun ajaran
2018/2019 , dua siswa yang bergaya kognitif reflektif dengan hasil belajar rendah
tinggi dan dua siswa yang bergaya kognitif impulsif dengan hasil belajar rendah
tinggi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan
dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan
kesimpulan, sedangkan teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan
triangulasi waktu. Hasil penelitian ini mendeskripsikan kemampuan metakognisi
siswa SMK dilihat dari siswa bergaya kognitif reflektif dan siswa bergaya kognitif
impulsif dengan hasil belajar. Dari hasil analisis peneliti, siswa bergaya kognitif
reflektif memiliki keterampilan metakognisi yang baik. Sedangkan siswa bergaya
kognitif impulsif menyadari proses berfikirnya namun ada aktivitas metakognisi
belum
dipenuhi
dengan
baik.
Gaya
kognitif
reflektif-impulsif
dapat
mempemgaruhi kemampuan metakognisi dalam proses pemecahan masalah serta
dalam mendapatkan hasil belajar yang maksimal.
Kata Kunci : Kemampuan Metakognisi, Pemecahan masalah, Reflektif-Impulsif