Abstract :
Lindur (Bruguiera gymnoriza) merupakan salah satu jenis tumbuan mangrove
yang banyak ditemukan di wilayah perairan payau. Tanaman ini berfungsi menjaga
garis pantai agar tetap stabil, melindungi pantai dan tebing sungai dari proses abrasi,
meredam dan menahan hempasan tsunami, serta sebagai penyangga proses instrusi
atau rembesan air laut ke darat. Tanaman Lindur merupakan sala satu jenis mangrove
yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan karena memiliki karboidrat yang
tinggi serta beberapa mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaru dari fortifikasi tepung bua
Lindur terhadap kadar zat besi serta sifat organoleptik pada cookies. Penelitian ini
dilaksanakan di Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Semarang.
Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan pola 4x3, dengan 4x
ulangan. Parameter yang digunakan adala kadar zat besi dan sifat organoleptik yang
meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur pada cookies. Data yang diperole dianalisa
menggunakan ANOVA dengan taraf uji 5% serta dilanjutkan menggunakan uji
Duncan dengan taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fortifikasi tepung buah Lindur tidak
memberikan pengaruh nyata terhadap kadar zat besi serta sifat organoleptik pada
cookies.
Kata kunci : Lindur, Zat Besi, Organoleptik, cookies