DETAIL DOCUMENT
REAKTUALISASI PERMAINAN TRADISIONAL CUBLAK-CUBLAK SUWENG DALAM PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
ANDINI, YASA RISKI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-19 04:27:32 
Abstract :
YASA RISKI ANDINI. NPM 15120251. ?Reaktualisasi Permainan Tradisional Cublak Cublak Suweng dalam Pendidikan Karakter pada Siswa Sekolah Dasar?. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang. Dosen Pembimbing I Ari Widyaningrum,S.Pd, M.Pd. Dosen Pembimbing II Asep Ardiyanto, S.Pd, M.Or. 2019. Permainan tradisional cublak-cublak suweng semakin berkembangnya jaman telah tergantikan dengan permainan modern. Permainan tradisional dapat tereaktualisasi jika didukung dengan unsur unsur pendukung misalnya lembaga pendidikan. Masyarakat memerlukan lembaga pendidikan sebagai salah satu upaya yang tepat untuk mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi penerus bangsa. Secara tidak langsung siswa mengenal kembali permainan tradisional dapat melestarikan budaya lokal jawa dan mengambil nilai karakter untuk diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Peneliti ingin mengetahui bagaimana cara mereaktualisasi permainan tradisional cublak-cublak suweng sehingga siswa tertarik untuk memainkan dan ikut melestarikan permainan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode: wawancara, observasi, kuesioner dan dokumentasi. Dari penelitian ini menunjukan bahwa reaktualisasi permainan tradisional cublak-cublak suweng sangat penting, proses mereaktualisasinya yaitu dengan cara siswa wajib memainkan berbagai jenis permainan tradisional termasuk salah satunya cublak-cublak suweng setiap hari jumat, setelah melaksanakan jumat bersih atau senam pagi. Pihak sekolah juga memfasilitasi peralatan permainan tadisional. Hasil dari reaktualisasi permainan tradisional cublak- cublak suweng siswa dapat menerapkan nilai karakter yang didapkan dari permainan tersebut, nilai karakter yang didapatkan yaitu nilai karakter kreatif dan nilai karakter bersahabat/ komunikatif. Peneliti berharap hendaknya memberikan inovasi baru kepada siswa siswi di sekolah untuk melestarikan permainan tradisional bukan hanya dilingkungan sekolah akan tetapi dilingkungan rumah sekaligus, sehingga siswa bisa mengajak teman sebaya nya untuk ikut melestarikan permainan tersebut. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang