DETAIL DOCUMENT
HEGEMONI FEMININITAS DONGENG DALAM MAJALAH BOBO TAHUN 2018-2019
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
PERMATASARI, YASINTA JUWITA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-19 04:31:06 
Abstract :
YASINTA JUWITA PERMATASARI. NPM 15120071. ?Hegemoni Femininitas Dongeng Dalam Majalah Bobo Tahun 2018-2019?. Skripsi. Progam Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. Moh. Aniq KHB, S.Pd., M. Hum., Mudzanatun, S. Pd., M. Pd. 2019. Latar belakang yang mendasari penelitian ini adalah untuk memenuhi kebutuhan anak akan cerita atau dongeng yang biasa disebut dengan sastra yang mana memiliki kontribusi yang besar untuk perkembangan kepribadian anak menuju dewasa yaitu dengan menyajikan karya sastra anak yang mengandung nilai-nilai yang berharga, kesenangan, keceriaan, kegembiraan dan sebagai sarana dalam memberikan pesan moral yang bermanfaat bagi pembaca khususnya anak serta untuk mengetahui hegemoni femininitas dongeng dalam majalah Bobo tahun 2018-2019. Sastra bermanfaat untuk meningkatkan minat baca anak, memenuhi kebutuhan anak akan cerita dongeng yang menyenangkan, serta sebagai jembatan anak dalam menyalurkan bakat mereka seperti membaca dan menulis cerita. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah deskripsi tokoh, konstruksi femininitas berdasarkan kritik sastra feminis serta hegemoni femininitas dongeng dalam majalah Bobo tahun 2018-2019. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tokoh, penokohan, unsur cerita fiksi, konstruksi femininitas dongeng berdasarkan kritik sastra feminis dan hegemoni femininitas dalam majalah Bobo tahun 2018-2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan feminisme. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh cerita pendek dan cerita dongeng yang terdapat dalam majalah Bobo tahun 2018-2019. Sampel yang diambil adalah 15 judul. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, simak catat dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dalam 15 dongeng yang terdapat dalam majalah Bobo, dapat disimpulkan bahwa terdapat kultur atau budaya perempuan yang mendominasi sebagian besar dari keseluruhan isi dongeng yang dianalisis, itu artinya terdapat hegemoni femininitas dongeng dalam majalah Bobo pada masing-masing judul dongeng. Meskipun tokoh dalam dongeng tidak selalu perempuan, namun ternyata budaya atau kultur yang identik dengan perempuan tanpa sengaja terkandung di dalamnya, seperti dalam penokohan tokoh, benda atau alat, penggambaran latar tempat, serta pekerjaan domestik perempuan. Hal ini merupakan akibat dari konstruksi budaya tentang perempuan yang telah lama serta sulit dihindarkan oleh pengarang yang cenderung berfikir feminis. Saran yang dapat disampaikan dalam penelitian ini yaitu hendaknya guru di Sekolah Dasar memanfaatkan bacaan dongeng sebagai media pembelajaran karena di dalamnya terkandung banyak nilai-nilai positif yang bermanfaat bagi perkembangan anak 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang