Abstract :
Terminal Petikemas Semarang merupakan salah satu Terminal di bawah
manajemen Subholding PT. Pelindo Terminal Petikemas yang mempunyai
dermaga atau terminal khusus untuk kegiatan kapal petikemas, dimana area
Terminal Petikemas Semarang berada dalam kawasan Pelabuhan Tanjung Emas
Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan arus
petikemas di Terminal Petikemas Semarang hingga 10 tahun kedepan yaitu
periode tahun 2023 sampai dengan tahun 2032 berdasarkan proyeksi yang
dilakukan dengan metode regresi dengan melakukan korelasi antara arus
petikemas dan indek Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jawa
Tengah pada periode tahun 2013 sampai tahun 2032. Berdasarkan data sekunder
TPK Semarang, angka Yard Occupancy Ratio (YOR) pada tahun 2022 sebesar
46%, sehingga berdasarkan Standar Kinerja Pelayanan Operasional Direktorat
Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) dinyatakan baik kinerjanya, dikarenakan
pencapaiannya dibawah nilai standar kinerja yang telah ditetapkan yaitu sebesar
70%. Permasalah yang akan dihadapi TPK Semarang terhadap kapasitas
penumpukan petikemas akan muncul seiring dengan tingkat pertumbuhan arus
petikemas dari tahun ketahunnya, serta masalah peningkatan biaya logistik
menjadi isu yang cukup serius, maka perlunya untuk tetap menjaga Yard
Occupancy Ratio di Terminal Petikemas Semarang diperlukan penataan pola
operasional atau pengembangan fasilitas lapangan penumpukan / container yard
untuk menjaga nilai
Yard Occupancy Ratio
sampai dengan proyeksi
pertumbuhan petikemas hingga tahun 2032.
Kata kunci: Terminal, Petikemas, Arus, Penumpukan, Pelabuhan.