DETAIL DOCUMENT
DAMPAK PEMBANGUNAN INDUSTRI RAMBUT PALSU PADA MINAT MELANJUTKAN KE PERGURUAN TINGGI (STUDI KASUS REMAJA DESA PAGERANDONG, KEC. KALIGONDANG, KAB. PURBALINGGA)
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
PANGESTU, IMAM ADY
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-19 06:31:43 
Abstract :
Imam Ady Pangestu, ?Dampak Pembangunan Industri Rambut Palsu Pada Minat Melanjutkan ke Perguruan Tinggi? (Studi Kasus Remaja Desa Pagerandong, Kec. Kaligondang, Kab. Purbalingga). Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan Universitas PGRI Semarang, 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat melanjutkan perguruan tinggi pada remaja Desa Pagerandong Kecamatan Kaligondang Kabupaten Purbalingga akibat adanya industri rambut palsu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak pembangunan indutri rambut palsu dibidang pendidikan dan minat melanjutkan pendidikan tinggi pada remaja Desa Pagerandong Kecamatan Kaligondang Kabupaten Purbalingga, serta faktor penyebabnya. Proses analisis dilakukan menggunakan teori faktor yang mempengaruhi minat melanjutkan perguruan tinggi serta dampak positif dan negatif pembangunan industri rambut palsu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yaitu remaja Desa Pagerandong khususnya siswa kelas XII SMA atau SMK. Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara dengan 17 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak pembangunan industri rambut palsu membuat remaja Desa Pagerandong semakin tertarik untuk bekerja dan kehilangan semangat dalam mengejar pendidikannya. Sehingga para remaja Desa Pagerandong terhadap minat melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi menjadi rendah. Faktor-faktor penyebabnya ialah faktor internal: rendahnya motivasi melanjutkan perguruan tinggi, serta faktor eksternal: faktor ekonomi keluarga dan teman sebaya. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu dampak positif pembangunan industri rambut palsu ialah penyerapan tenaga kerja sehingga tingkat pengangguran menurun. Sedangkan dampak negatif pembangunan industri rambut palsu yaitu lebih tertariknya remaja untuk bekerja diindustri rambut palsu dan hilangnya semangat untuk melanjutkan pendidikannya keperguruan tinggi serta ketergantungan pada perusahaan asing. Kata Kunci: Dampak Pembangunan, Minat Pendidikan, Remaja Desa 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang