DETAIL DOCUMENT
PENGEMBANGAN MODEL PERENCANAAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI UPPKS UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA (Studi pada UPPKS di Desa Demangan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara)
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
YULIANA, NUR LITA SENJA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-19 07:14:30 
Abstract :
Nur Lita Senja Yuliana, ?Pengembangan Model Perencanaan Pemberdayaan Masyarakat melalui UPPKS untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga (Studi pada UPPKS di Desa Demangan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara)?, Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2020.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang timbul yaitu pengelolaan UPPKS yang kurang terencana dalam melakukan pemberdayaan kepada masyarakatnya sehingga tujuan untuk terciptanya peningkatan pendapatan masyarakat sulit untuk dicapai, hal ini dikarenakan model perencanaan pemberdayaan yang tidak spesifik dan tidak terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bagaimana peran UPPKS dalam memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan keluarga di Desa Demangan. 2) mengembangkan Model Perencanaan Pemberdayaan Masyarakat melalui UPPKS. Model perencanaan pemberdayaan masyarakat yang dipilih oleh peneliti adalah penilaian produk berupa model dan buku pedoman pengembangan model perencanaan pemberdayaan masyarakat dengan metode PRA.Penelitian ini termasuk penelitian Research and Development (R&D).Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu 10 tahap tahap dari Borg and Gall yang disederhanakan oleh Sugiyono dengan tiga tahap yaitu pendahuluan, pengembangan, dan evaluasi. Hasil penilaian ini ada dua yaitu 1) Pengembangan Model Perencanan Pemberdayaan Masyarakat dengan Metode PRA. 2) Persepsi penggunaan Pengembangan Model Perencanaan Masyarakat dengan Metode PRA. Evaluasi model yang telah dikembangkan menggunakan instrumen penilaian yang telah disiapkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat penilaian produk yang telah dibuat telah dinilai sangat layak untuk diujicobakan oleh UPPKS dengan rerata skor 3,77 dalam skala likert memiliki arti sangat layak. Model Perencanaan Pemberdayaan yang dikembangkan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari Model yang dikembangkan yaitu model dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi masyarakat karena bersifat partisipatif dan menjadikan masyarakat sebagai subyek dalam pelaksanaan.Sedangkan kekurangan dari model yang telah dikembangkan yaitu belum diuji secara luas di lapangan.Kesimpulannya adalah telah dihasilkan suatu pengembangan model perencanaan pemberdayaan masyarakat melalui UPPKS untuk meningkatkan pendapatan keluarga, dengan menggunakan metode PRA. Kata Kunci :Pengembangan, UPPKS, Participatory Rural Appraisal 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang