DETAIL DOCUMENT
ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM BUKU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN KELAS X TERBITAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAHUN 2017
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Mahmudah, Binti
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-19 07:55:47 
Abstract :
Latar belakang penelitian yang berjudul ?Aktivitas Belajar Siswa dalam Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas X terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017? adalah adanya kenyataan bahwa aktivitas belajar yang berupa mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan dan mengkomunikasikan dalam buku PPKn belum lengkap sesuai dengan Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013, aktivitas mengasosiasikan yang terlalu sedikit dalam buku PPKn, diperkirakan dapat menyebabkan kemampuan siswa menjadi kurang aktif dalam berpikir induktif dan deduktif dalam menyimpulkan, sehingga kemampuan siswa dalam mengasosiasikan tidak berkembang. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan dan menganalisis aktivitas belajar siswa dalam buku PPKn Kelas X terbitan Kemendikbud Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah riset kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Setting penelitian dilakukan dimana saja saat buku PPKn itu dibuka, dibaca dan dianalisis oleh penulis. Fokus penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa dalam buku PPKn Kelas X terbitan Kemendikbud Tahun 2017. Sumber datanya adalah buku teks PPKn kelas X terbitan Kemendikbud Tahun 2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi berupa buku dengan teknik daftar cocok dan tabel. Uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber yaitu membandingkan data yang sudah diperoleh dengan hasil validasi pakar PPKn. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Macam aktivitas belajar yang diberikan penulis meliputi mengamati (membaca, melihat dan memperhatikan), menanya (membuat atau mengajukan pertanyaan materi fakta, konsep dan prosedur), mengumpulkan informasi (mencari informasi dari sumber lain, wawancara dan diskusi), mengasosiasikan (mengelompokkan, menyimpulkan dan menganalisis), dan mengkomunikasikan (melaporkan, mempresentasikan dan menyatakan pendapat). 2. Cara penulis memberikan aktivitas belajar adalah dengan memberikan instruksi berupa penugasan dalam buku PPKn. 3. Kelebihannya yaitu terdapat kompetensi kewarganegaraan civic disposition dan civic skill. 4. Kekurangannnya meliputi distribusi aktivitas mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan dan mengkomunikasikan yang belum maksimal. 5. Solusi penulis untuk mengatasi kekurangan tersebut diwujudkan dalam halaman preliminaries, uraian materi dan uji kompetensi di buku PPKn. Kesimpulan: macam aktivitas belajar yang diberikan penulis meliputi mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan dan mengkomunikasikan. Cara yang digunaka yaitu dengan memberikan penugasan. Ada kelebihannya yaitu terdapat civic disposition dan civic skill. Ada Kekurangannya yaitu distribusi aktivitas belajar yang belum maksimal. Solusi penulis diwujudkan dalam halaman preliminaries, uraian materi dan uji kompetensi. Saran kepada penulis buku PPKn agar menambah aktivitas mengasosiasikan (mengelompokkan, menyimpulkan dan menganalisis) dalam Bab II, III, IV, V dan VII serta guru PPKn lebih cermat dalam penggunaan buku. Kata kunci: Aktivitas Belajar dan Buku teks PPKn 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang