DETAIL DOCUMENT
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONSENTRASI BELAJAR ANAK MELALUI PERMAINAN “ TUPIN ” PADA ANAK KELOMPOK B DI TKIT HARAPAN BUNDA SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
CHUZAEFAH, -
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-20 02:01:25 
Abstract :
CHUZAEFAH, NPM 15159003. ?Upaya Meningkatkan Kemampuan Konsentrasi Belajar Anak Melalui Permainan TUPIN Pada Anak Kelompok B Di TKIT Harapan Bunda Semarang Tahun Ajaran 2018/2019?. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Pendidikan Guru Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang, Pembimbing I Purwadi, S.Pd, M.Pd,dan Pembimbing II Dwi Prasetiyawati D.H, M.Pd. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya konsentrasi belajar anak. Hal tersebut disebabkan kurangnya pembelajaran yang melatih konsentrasi belajar anak. Permasalahn dalam penelitian ini adalah ?Bagaiamanakah upaya meningkatkan kemampuan konsentrasi belajar melalui permaian Tupin pada anak kelompok B di TKIT Harapan Bunda Semarang Tahun Ajaran 2018/2019?.. Permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1) Kurangnya kemampuan konsentrasi belajar anak denagn maksimal, 2) Anak belum bisa menyelesaikan pekerjaan yang di berikan guru dengan tuntas, 3) Kurangnya media pembelajaran yang menarik untuk merangsang konsentrasi belajar anak sehingga menyebabkan anak tidak tuntas dalam menyelesaikan tugasnya, 4) Rentang waktu konsentrasi belajar anak yang sedikit, anak belum bisa memperhatikan guru saat bercerita di dalam kelas. Tujuan yang hendak di capai dalam penelitian ini adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi belajar anak melalui permainan Tupin pada anak kelompok B di TKIT Harapan Bunda Semarang. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah anak didik kelompok B di TK Islam Terpadu Harapan Bunda Semarang Tahun Pelajaran 2018/2019, yang terdiri dari 15 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif persentatif dan aktivitas anak-anak didik. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan konsentrasi belajar yang dimiliki anak didik meningkat dibandingkan dengan sebelumnya dimana pada kondisi awal, kemampuan konsentrasi belajar anak hanya mencapai 13,33%, namun setelah dilakukan praktek penelitian tindakan kelas melalui permaian Tupin, pada siklus I terjadi peningkatan mencapai 40%. Selanjutnya dilakukan penelitian lanjutan sehingga pada siklus II meningkat hingga mencapai 86,67%. Disimpulkan bahwa melalui permainan Tupin dapat meningkatkan kemampuan konsentrasi Belajar anak. 

File :
CHUZAEFAH.pdf
Institution Info

Universitas PGRI Semarang