Abstract :
Pengelasan merupakan proses penyambungan logam atau logam paduan
yang dilaksanakan dengan jalan mencairkannya melalui pemanasan. Proses
pengelasan mengalami pemanasan yang menyebabkan terjadinya perubahan
struktur atau sifat fisis bahan. Proses pengelasan logam yang dibutuhkan oleh
industri manufaktur salah satunya adalah GMAW (Gas Metal Arc Welding).
GMAW memiliki keuntungan diantaranya efisiensi
yang tinggi, tidak
menghasilkan slug/terak dan hasil lasan memiliki ketangguhan dan elastisitas
yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi sudut
kampuh dan kuat arus pada GMAW terhadap kekuatan tarik dan impak baja AISI
1045 dengan variasi sudut kampuh sebesar 60o, 70o dan 80o pada kuat arus las 110
A, 120 A, 130 A dan 140 A. Dari hasil pengujian tarik tertinggi terjadi pada
variasi sudut kampuh 80o dan kuat arus 120 A dengan nilai 687.34 MPa. Untuk
pengujian impak tertinggi terjadi pada variasi sudut kampuh 80o dan kuat arus 120
A dengan nilai 1.03 Joule/mm2. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan
bahwa, semakin besar sudut kampuh maka semakin besar nilai kekuatan tarik dan
impak. Semakin besar kuat arus maka semakin rendah nilai kekuatan tarik dan
impak material hasil pengelasan.
Kata Kunci: baja AISI 1045, GMAW, kekuatan tarik, impak