DETAIL DOCUMENT
PEMECAHAN MASALAH KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 KELAS IV SDN SIDOHARJO 01 KABUPATEN TEGAL
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Utomo, Kukuh Dwi
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-20 04:28:38 
Abstract :
KUKUH DWI UTOMO. NPM 14120140. ?Pemecahan Masalah Kesulitan Belajar Siswa pada Masa Pandemi Covid-19 Kelas IV SDN Sidoharjo 01 Kabupaten Tegal?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2020. Pembimbing I Prof. Dr. A. Y. Soegeng Ysh., M. Pd. dan Pembimbing II Dr. Iin Purnamasari, S. Pd., M. Pd. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 tentang pedoman penyelenggaraan belajar dari rumah pada masa darurat penyebaran covid-19. Seiring berkembangnya persebaran virus covid-19 di Indonesia, diberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dibagi menjadi dua pendekatan yaitu pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Fokus penelitian ini adalah hambatan atau kesulitan-kesulitan belajar siswa pada masa pandemi covid-19 yang meliputi: bagaimana pemecahan masalah kesulitan belajar siswa pada masa pandemi covid- 19 kelas IV SDN Sidoharjo 01 Kabupaten Tegal? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber informasi kepala sekolah, guru, orangtua, dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan data dengan cara perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dalam penelitian, triangulasi, diskusi dengan teman sejawat, analisis kasus negatif, dan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pemecahan masalah kesulitan belajar siswa pada masa pandemi covid-19 kelas IV SDN Sidoharjo 01 Kabupaten Tegal antara lain: (1) metode tatap muka dengan menggunakan sistem shift atau bergantian, pada saat pembelajaran tatap muka siswa di ruang kelas harus tidak lebih dari enam belas siswa dalam satu ruangan dan dilakukan dengan dua hari sekali, (2) dengan sistem daring yaitu dengan dengan cara bergantian dengan tatap muka yang dilaksanakan selama dua hari sekali, (3) harus adanya bantuan paket data internet dari pemerintah kepada guru dan siswa untuk menunjang pembelajaran pada masa pandemi covid-19. Berdasarkan hasil temuan di atas, maka disarankan agar guru harus bekerja lebih ekstra dalam kegiatan pembelajaran pada masa pandemi covid-19, karena selain melakukan pembelajaran dengan siswa juga melakukan pendekatan terhadap orangtua untuk bekerjasama pada masa pandemi covid-19, dalam pembelajaran ini menggunakan dua sistem pembelajaran yaitu pembelajaran tatap muka dan daring yang dilaksanakan secara bergantian dua hari sekali sehingga orangtua dapat bekerja sama agar anak bisa mengikuti pembelajaran daring maupun luring dan siswa mampu untuk membiasakan diri untuk belajar mandiri dengan penuh rasa tanggung jawab pada masa pandemi covid-19. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang