DETAIL DOCUMENT
PERENCANAAN JARINGAN IRIGASI CORAN DESA MLOWOKARANGTALUN KECAMATAN PULOKULON KABUPATEN GROBOGAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
PRASETYO, DHANI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-21 00:55:51 
Abstract :
Dalam memenuhi kebutuhan ketersediaan sumber air terhadap lahan pertanian sangatlah penting. Kebutuhan air irigasi, pembagian air yang cukup akan menghasilkan produksi hasil pertanian menjadi baik. Potensi perencanaan irigasi coran di Desa Mlowo Karangtalun Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan sangatlah di harapkan dala menmenuhi keterbutuhan air dalam masa tanam. Tahap perencanaan jaringan irigasi ini di mulai dengan menentukan skema luasan, curah hujan, dan dimensi saluran dalam mendistribusikan air yang maksimal. Hujan rencana, suhu udara menjadkan nilai mentukan kebutuhan air untuk pendistribusian pada petak lahan pertanian. Selanjutnya adalah dengan menganalisis debit andalan dan banjir rencana kala ulang. Debit kala ulang di pakai metode Gama 1 dengan nilai Q50 adalah 154,83 m3/det. Total kebutuhan air irigasi di Desa Mlowo Karangtalun adalah 21,71 lt/dt/Ha. Luas DAS Kali Coyo adalah 4,39 dengan panjang sungai utama 4,04 km. Dengan menentukan debit dari kebutuhan air intake 3,05 lt/dt/ha sebagai penentuan dimensi saluran dan dengan luasan rencana areal irigasi 80Ha. Didapatkan hasil perhitungan dimensi saluran di temukan dengan saluran primer dengan lebar 3,5m dan tinggi 2,4m. menggunakan rumus manning di dapat Qtotal dari saluran primer adalah 62, 59 /det. Berarti kapasitas aluran primer mampu menampung lebih besar dariapad debit rencna (Qrencana) Saluran di lengkapi dengan pintu sadap dan pembagi, dan kantong lumpur sebagai tampungan endapan lumpur. Dengan pola tanam padi-padi-palawija. Dengan pola tanam padi-padi-palawija di dapatkan dengan nilai puncak kebutuhan air terbesar pada bulan September pada masa tanam palawija dengan nilai 1,76 Kata kunci : Kebutuhan Air, Debit, Saluran Irigasi. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang