Abstract :
RENDY WRASPATI NINGSIH. ?Pesan Moral dalam Teks Suluk Tan?n
Koleksi Museum Radya Pustaka, Surakarta?. Skripsi. Fakultas Pendidikan Bahasa
dan Seni Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I: Dr. Sunarya, S.S., M.Hum.
Pembimbing II: Yuli Kurniati Werdiningsih, S.S., M.A,. Desember 2019.
Kata Kunci: Pesan moral, Suluk Tan?n, teks suluk
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rasa keingintahuan terhadap ajaran moral
yang terkandung dalam teks Suluk Tanén yang ditulis tangan menggunakan aksara
Jawa yang ditulis oleh Ki Mas Sastrasayana tahun 1915. Rumusan masalah dalam
penelitian ini adalah seperti apa suntingan dan terjemahan teks Suluk Tan?n? dan
bagaimana pesan moral yang terkadung dalam teks Suluk Tan?n?. Tujuan dari
penelitian ini adalah menyajikan suntingan dan terjemhan teks Suluk Tanén dan
mengungkap pesan moral yang terkandung dalam teks Suluk Tan?n koleksi
Museum Radya Pustaka, Surakarta dengan menggunakan kajian isi dan kajian
filologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode
penyuntingan teks tunggal edisi standar. Sumber data penelitian ini adalah
dokumen yang berwujud teks Suluk Tan?n (MS. Pp. 502-06) dalam SSW (Sêrat
Suluk Warni-warni) dengan nomor katalog RP 327 59 (149.3 Sul s) koleksi
Museum Radya Pustaka, Surakarta, dengan data penelitian berupa kata-kata, frasa,
klausa, kalimat, dan wacana yang terdapat pada dokumen teks Suluk Tan?n.
Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian adalah studi
dokumen.
Berdasarkan analisis data, hasil penelitian teks Suluk Tan?n dapat
disimpulkan bahwa, Teks Suluk Tan?n berbentuk tembang macapat yang hanya
terdapat satu pupuh tembang Dhandhanggula yang terikat kaidah. Yakni guru
gatra, guru wilangan, dan guru lagu. Suntingan teks Suluk Tan?n disajikan
dengan perbaikan bacaan. Setelah melalui cara kerja filologi, maka suntingan
dalam penelitian teks Suluk Tan?n yang dilakukan dengan metode naskah tunggal
edisi standar merupakan teks yang bersih dari kesalahan dan dapat
dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Setelah proses penerjemahan dapat ditarik
simpulan bahwa teks Suluk Tan?n berisi ajaran-ajaran untuk mencapai makrifat
manunggaling kawula Gusti dengan menjelaskan pendalaman batin sebagai upaya
untuk menempuh tingkatan kesempurnaan meliputi sarengat (syariat), tarekat,
hakekat dan makrifat agar manusia mendapatkan suatu ketentraman sehingga
mampu menunjukkan bahwa dirinya telah hidup dengan sebenarnya. Bertolak dari
hasil penelitian, disarankan agar penelitian teks Suluk Tan?n untuk diteliti dengan
sudut andang yang berbeda agar menghasilkan bentuk penelitian yang lengkap,
utuh, dan mendalam. Serta diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pembaca untuk
memahami isi ajaran dalam teks Suluk Tan?n.