Abstract :
Pasar tradisional merupakan pusat bertemunya antara pedagang dan
pembeli yang melakukan sebuah transaksi jual beli. Pasar yang baik secara
kualitas dan kuantitas menjadi tolak ukur masyarakat untuk melakukan transaksi
jual beli di sebuah pasar. Menurut SNI Pasar Rakyat (2015) salah satu faktor pasar
yang dapat diterima oleh masyarakat adalah pasar yang bersih dan sehat. Perihal
tersebut menjadi tuntutan para pedagang dan pembeli pasar tradisional dalam
beraktifitas secara nyaman dan aman di pasar tradisional kepada pemerintah
daerah untuk melakukan pengelolaan fasilitas pasar tradisional yang lebih baik.
Kota semarang merupakan kota yang memiliki jumlah Pasar Tradisional
yang cukup banyak. Namun semakin berkembangnya zaman, pasar tradisional
mulai ditinggalkan oleh pembeli. Mall, Supermarket, Toserba menjadi pilihan
masyarakat kota semarang untuk berbelanja. Selain Higienis, kemudahan akses
dan tempat yang lebih nyaman menjadi salah satu faktornya. Dengan hal ini,
Pengelola pasar tradisional perlu meningkatkan kualitas fasilitas pasar tradisional.
Perancangan pasar ini bertujuan untuk mendapatkan konsep perancangan
bangunan pasar tradisional tipe A yang higienis serta mendapatkan desain pasar
tradisional yang higienis di Semarang. Aspek Kedisiplinan, Kebersihan, dan
Kenyamanan menjadi tolak ukur Pasar Higienis dengan memperhatikan Panduan
Standar Nasional Indonesia Pasar Rakyat.
Kata kunci: Pasar, Higienis, SNI Pasar Rakyat