DETAIL DOCUMENT
STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KERAJINAN SAPU GLAGAH DI DESA MAJALANGU KEC. WATUKUMPUL KAB. PEMALANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Indrianto, Riki
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-21 02:24:31 
Abstract :
Riki Indrianto ?Strategi Pengembangan Industri Sapu Glagah di Desa Majalangu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang?, Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi industri kerajinan sapu glagah di Desa Majalangu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang meliputi kondisi sumber daya manusia, kondisi permodalan, kondisi teknologi dan kondisi pemasaran dan mendeskripsikan strategi pengembangan industri sapu glagah di Desa Majalangu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan maksud untuk menggali lebih dalam mengenai kondisi industri sapu glagah di Desa Majalangu. Subjek dalam penelitian ini adalah para pelaku usaha industri sapu glagah di Desa Majalangu. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian menggunakan analisis SWOT. Analisis data dilakukan dengan langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa usaha industri sapu glagah sudah dimulai sejak tahun 1980-an. Kendala yang dihadapi antara lain kurangnya modal, minimnya pengetahuan teknologi dan minimnya kegiatan promosi. Adapun faktor eksternal yang mempengaruhi adalah banyaknya pesaing dari daerah luar. Strategi pengembangan yang bisa dilakukan antara lain startegi SO dengan meningkatkan kualitas produk, pengoptimalan usaha dengan menambah modal. Strategi WO yaitu dengan cara mengembangkan wadah kerjasama antar pelaku usaha sapu glagah, meningkatkan hasil produksi dengan cara menambah modal. Strategi ST yaitu dengan cara menngkatkan kegiatan promosi, mencipttakan inovasi produk. Strategi WT yaitu dengan cara menjalin kerjasama dengan distributor luar daerah guna menjangkau pasar yang lebih luas. Kesimpulan dari penelitian bahwa kondisi profil usaha sapu glagah di Desa Majalangu dalam kondisi kurang baik. Hal tersebut dibuktikan dengan kurangnya modal dan persaingan dagang. Saran untuk para pelaku usaha harus gencar dalam melakukan kegiatan promosi dan terus berinovasi dalam pembuatan sapu agar tidak kalah saing dengan produk sapu dari daerah lain sehingga perkembangan sapu di Desa Majalangu semakin pesat dan diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Pemerintah harus lebih memperhatikan dan memberikan jembatan untuk para pelaku usaha industri sapu glagah guna mengembangkan usaha indsutri sapu glagah. Kata Kunci : Strategi Pengembangan, Industri Kerajinan Sapu Glagah 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang