Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan
berargumentasi ilmiah dan hasil belajar kognitif siswa pada materi Jaringan
Hewan dengan menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing dan
Bertukar Pasangan di kelas XI SMA Negeri 2 Pati. Metode penelitian yang
digunakan kuantitatif dengan desain penelitian quasi experimental design
menggunakan kelas eksperimen 1 dan eksperimen 2. Teknik pengambilan sampel
non probability sampling dengan jenis purposive sampling. Teknik analisis data
yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis
menggunakan uji t. Hasil kemampuan beargumentasi ilmiah siswa pada
pertemuan pertama kelas eksperimen 1 yaitu (level 1 sebanyak 55,56%, level 2
sebanyak (11,11%). Pertemuan kedua kelas eksperimen 1 yaitu (level 1 sebanyak
75%, level 2 sebanyak 25%). Sedangkan kelas eksperimen 2 kemampuan
berargumentasi ilmiah pertemuan pertama yaitu (level 1 sebanyak 50%, level 2
sebanyak 8,33%). Pertemuan kedua yaitu (level 1 sebanyak 69,44%, level 2
sebanyak 13,89%). Berdasarkan hasil perhitungan uji t diperoleh nilai Thitung
sebesar 6,938 dengan Ttabel (5%,df=70) yaitu 1,994, Karena nilai Thitung (6,938) >
Ttabel (1,994) dan nilai Sig. (0,000) < ? (0,05). Maka H0 ditolak yang berarti ada
perbedaan penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing dengan Bertukar
Pasanganterhadap hasilbelajar kognitif siswa. Dapat disimpulkan bahwa
kemampuan berargumentasi ilmiah siswa dan hasil kognitif siswalebih tinggi
dengan menggunakan model Snowball Throwingdibandingkan model Bertukar
Pasangan pada materi jaringan hewan kelas XI di SMA N 2 Pati.
Kata Kunci : model pembelajaran Snowball Throwing, model pembelajaran
Bertukar Pasangan, kemampuan berargumentasi ilmiah, hasil belajar kognitif.