DETAIL DOCUMENT
Hubungan usia dan kadar HbA1C dengan komplikasi diabetes mellitus tipe 2 di rumah sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Winangun, Agus
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-01-20 07:22:41 
Abstract :
Diabetes Mellitus merupakan kumpulan dari gejala gangguan metabolisme yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar gula darah ( hiperglikemia ) baik yang disebabkan karena defisiensi absolut dari sekresi insulin. Kejadian DM tipe 2 akan meningkat pada usia ?50 tahun dikarenakan di usia ini fungsi dari berbagai organ dalam tubuh telah menurun terutama insulin, menurunya kerja dari semua fungsi tubuh akan mengganggu metabolisme dalam tubuh termasuk menurunnya sensitivitas insulin dan gangguan terhadap metabolisme glukosa. Kadar HbA1C pada orang dengan diabetes memiliki persentase lebih tinggi apabila dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes justru persentasenya lebih rendah. Untuk mengetahui pengendalian glukosa darah jangka panjang dapat dilakukan dengan pemeriksaan kadar HbA1C. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Sampel penelitian adalah seluruh pasien DMT2 yang berobat ke poli Penyakit dalam selama trimester pertama di tahun 2020 di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek sebanyak 120 responden. Data diperoleh dari rekam medis di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek. Data di uji dengan uji Odds Ratio. Kesimpulan menjelaskan bahwa ada hubungan antara usia dan kadar HbA1C denggan komplikasi DM2. Hal ini terbukti hasil perhitungan pada hubungan usia dengan DM2, didapatkan OR = 8,0 yang artinya usia risiko tinggi 8x lipat risiko menyebabkan komplikasi pada DMT2. Sedangkan pada hubungan HbA1C dengan DM2, hasil perhitungan OR = 15,0 artinya Kadar HbA1C Tidak terkontrol 15x lipat berisiko menyebabkan komplikasi pada DM2. Kata kunci: Diabetes Mellitus Tipe 2, Usia, HbA1C. 
Institution Info

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya