Abstract :
Diseluruh dunia remaja merupakan kelompok umur yang jumlahnya terbanyak menderita Penyakit menular seksual (PMS) dibandingkan kelompok umur lain. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan kesadaran berperilaku seksual yang aman, kecenderungan untuk menikah dikalangan remaja, berganti-ganti pasangan, kesejahteraan keluarga dan pendidikan kesehatan seksual yang masih rendah. Sikap dan peran orang tua memberikan kontribusi besar terhadap perilaku seks remaja selain dari pengetahuan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan orang tua dalam pencegahan penyakit menular seksual pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode literatur review. Hasil dari studi literatur ini diperoleh dari data sekunder, yang merupakan hasil penelitian dari peneliti-peneliti terdahulu melalui jurnal yang telah dicari melalui Google Scholar, PubMed, dan Science Direct mengacu pada topik yang telah ditentukan. Jurnal artikel yang digunakan, diseleksi dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil penelitian membuktikan bahwa adanya pengaruh peranan orang tua terhadap pencegahan penyakit menular seksual pada remaja . Terdapat 8 jurnal yang membuktikan bahwa. orang tua sangat berperan penting dalam pencegahan penyakit menular seksual pada remaja. Pendidikan seks dimulai dari orang tua karena orang tua merupakan pendidik seksualitas utama. Selain itu terdapat 2 jurnal yang menyatakan tidak ada pengaruh peranan orang tua terhadap pencegahan penyakit menular seksual pada remaja dikarenakan selain orang tua teman sebaya juga merupakan orang yang berperan dalam pencegahan penyakit menular seksual pada remaja.
Kata kunci: Peranan Orang Tua, Penyakit Menular Seksual, Remaja