Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Salsabella, Alexandra Eriyani
Subject
K Law (General)
Datestamp
2022-02-05 01:37:15
Abstract :
Peningkatan kasus COVID-19 di pertengahan tahun 2021 berpengaruh pada banyak aspek, salah satu persoalan serius yang terjadi yaitu kejahatan penimbunan obat dan alat medis yang dilakukan oleh pelaku usaha. Selain menimbun, oknum pelaku usaha juga menjual obat dan alat medis tersebut dengan harga yang melonjak tinggi. Akibatnya, masyarakat terutama pasien yang terpapar virus ini kesusahan mendapat akses pengobatan dengan benar.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normative dengan sumber penelitian kepustakaan seperti peraturan perundang-undangan serta literatur-literatur yang berkaitan dengan kasus ini.
Tujuan dari penelitian hukum ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan seorang pelaku usaha melakukan kejahatan penimbunan serta penjualan obat dan alat medis dengan harga tinggi di masa pandemi COVID-19, selanjutnya mengetahui beberapa upaya yang dilakukan untuk menanggulangi kejahatan ini.
Penelitian ini menghasilkan suatu kesimpulan. Pertama; faktor yang menyebabkan kejahatan ini digolongkan menjadi faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari faktor individu dan faktor lingkungan sosial pelaku. Faktor eksternal terdiri dari faktor ekonomi dan faktor sarana media online. Serta mengulas tentang unsur dan pertanggungjawaban tindak pidana dari kasus penimbunan serta penjualan obat dan alat medis dengan harga tinggi di masa pandemi COVID-19. Kedua; membahas kebijakan kriminal dalam upaya penanggulangan dan upaya preventif serta represif guna menanggulangi kejahatan penimbunan serta penjualan obat dan alat medis dengan harga tinggi di masa pandemi COVID-19.