Abstract :
Osteoporosis merupakan masalah penyakit tulang yang paling sering menyerang lanjut usia terutama pada wanita yang telah mengalami menopause. Penyakit ini disebabkan oleh banyak faktor terutama gaya hidup seseorang salah satunya seperti konsumsi kafein, dimana kafein dapat memberikan efek diuresis yang menyebabkan kalsium yang dikeluarkan secara terus menerus melalui urin dan feses. Kondisi ini diperburuk dengan keadaan seseorang yang telah mengalami menopause dimana jumlah kadar estrogen yang akan mengalami penurunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh kafein terhadap kejadian osteoporosis pada wanita khususnya yang telah mengalami menopause diusia 55-65 tahun. Metode yang digunakan berupa studi literatur dimana penulis akan mencari sumber untuk dijadikan bahan untuk mendukung penelitian yang dilakukan. Hasil yang didapat dari sumber terkait kafein memang mempercepat diuresis tetapi tidak signifikan dalam menyebabkan terjadinya osteoporosis. Kemudian di tarik kesimpulan bahwa kafein tidak signifikan dalam menimbulkan kejadian osteoporosis, perlu adanya faktor lain yang mendukung untuk terjadinya osteoporosis pada wanita post menopause. Perlu diperhatikan juga kadar kafein dan lokasi yang diukur akan mempengaruhi hasil.
Kata Kunci : Kafein, Osteoporosis, Menopause, Faktor Risiko Osteoporosis