Abstract :
Diare pada anak didefinisikan sebagai penyakit yang disertai feses encer
atau penurunan konsistensi tinja yang normal untuk pasien. Diare adalah penyakit
yang disebabkan oleh aneka macam patogen termasuk virus, protozoa, serta
bakteri. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh faktor resiko
terhadap kejadian diare pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan faktorvresiko dengan kejadian diare pada balita.
Penelitian ini menggunakan metode study literatur dengan jenis literature
review yang menelaah berbagai jurnal nasional maupun jurnal internasional
dengan menggunakan 3 basis data berupa Google Scholar, PubMed, dan Science
Direct. Jurnal yang diteliti sejumlah 30, terdiri dari jurnal nasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor resiko terjadinya diare pada
balita melalui literatur review tahun 2012-2021 di hasilkan data bahwa dari 16
indikator faktor resiko yang dapat mempengaruhi kejadian diare sebagian besar
terdapat pada faktor usia anak, jenis kelamin, pendidikan ibu, pengolahan air
bersih, dan perilaku cuci tangan. Pengaruh faktor resiko terhadap kejadian diare
pada balita melalui literatur riview tahun 2012-2021 diketahui faktor perilaku cuci
tangan lebih dominan mempengaruhi terjadinya diare pada balita.
Ada Hubungan faktor resiko terhadap kejadian diare pada balita melalui
literatur riview tahun 2012-2021, bahwa dari semua faktor yang telah dianalisis
melalui literatur raview terdapat faktor perilaku cuci tangan dengan nilai
signifikan (Pvalue : 0,001 < ? 0,05). Artinya terdapat hubungan yang erat faktor
resiko perilaku cuci tangan dengan kejadian diare pada balita.
Kata Kunci : Faktor resiko, diare, balita