DETAIL DOCUMENT
Hubungan antara faktor resiko terhadap kejadian diare pada balita
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Yuda, egga mariana
Subject
RD Surgery 
Datestamp
2022-03-18 05:49:29 
Abstract :
Diare pada anak didefinisikan sebagai penyakit yang disertai feses encer atau penurunan konsistensi tinja yang normal untuk pasien. Diare adalah penyakit yang disebabkan oleh aneka macam patogen termasuk virus, protozoa, serta bakteri. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh faktor resiko terhadap kejadian diare pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktorvresiko dengan kejadian diare pada balita. Penelitian ini menggunakan metode study literatur dengan jenis literature review yang menelaah berbagai jurnal nasional maupun jurnal internasional dengan menggunakan 3 basis data berupa Google Scholar, PubMed, dan Science Direct. Jurnal yang diteliti sejumlah 30, terdiri dari jurnal nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor resiko terjadinya diare pada balita melalui literatur review tahun 2012-2021 di hasilkan data bahwa dari 16 indikator faktor resiko yang dapat mempengaruhi kejadian diare sebagian besar terdapat pada faktor usia anak, jenis kelamin, pendidikan ibu, pengolahan air bersih, dan perilaku cuci tangan. Pengaruh faktor resiko terhadap kejadian diare pada balita melalui literatur riview tahun 2012-2021 diketahui faktor perilaku cuci tangan lebih dominan mempengaruhi terjadinya diare pada balita. Ada Hubungan faktor resiko terhadap kejadian diare pada balita melalui literatur riview tahun 2012-2021, bahwa dari semua faktor yang telah dianalisis melalui literatur raview terdapat faktor perilaku cuci tangan dengan nilai signifikan (Pvalue : 0,001 < ? 0,05). Artinya terdapat hubungan yang erat faktor resiko perilaku cuci tangan dengan kejadian diare pada balita. Kata Kunci : Faktor resiko, diare, balita 
Institution Info

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya