DETAIL DOCUMENT
Tanggung gugat rumah sakit akibat salah diagnosa penyakit covid-19 pada pasien
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Ramadhan, Moh. Irfan
Subject
K Law (General) 
Datestamp
2022-03-31 00:29:21 
Abstract :
Abstrak Pelayanan kesehatan terus dikembangkan guna mendukung pelayanan kesehatan yang memadai dan menjaga kesejahteraan masyarakat ditengah pandemi virus covid-19 ini. Pelayanan kesehatan seharusnya harus dilaksanakan dengan baik jujur dan terpercaya, karena kesehatan berhubungan dengan nyawa seorang manusia, sehingga bila terdapat tindak kejahatan merupakan hal yang keji dan patut untuk dihukum seberat-beratnya. Pelayanan kesehatan pada prinsipnya menyediakan pemeriksaan dan memberikan pencegahan serta memberikan pengobatan sesuai dengan penyakit yang didiagnosa. Oleh karena itu apabila terjadi sebuah kesalahan rumah sakit dalam mendiagnosa pasien maka tanggung gugat yang diberikan pihak rumah sakit akibat mengcovidkan pasien serta hak yang diperoleh keluarga pasien dari rumah sakit yang melakukan kesalahan diagnosa perlu dibahas supaya korban mendapatkan keadilan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (statue approach). Pendekatan perundangan-undangan adalah pendekatan yang dilakukan dengan menelaah semua undang-undang dan regulasi yang bersangkut paut dengan isu hukum yang ditangani. Bahwa sehubung dengan hal ini pihak Rumah Sakit sebagai subjek hukum berbentuk badan hukum bertanggung gugat akibat kelalaian pihak rumah sakit dalam kesalahan diagnosa penyakit sehingga timbul adanya perbuatan melanggar hukum. Bentuk dari jaminan yang seharusnya di berikan pihak rumah sakit kepada kelaurga korban akibat salah diagnonasa adalah dengan mengganti kerugian nominal, ganti kerugian penghukuman, ganti rugi actual, dan ganti kerugian campur aduk yang harus dilakukan rumah sakit akibat kelalaiannya dalam salah mendiagnosa penyakit. Sehingga perlu ditingkatkan penanganan pengobatan pasien agar tidak terjadi kelalaian dalam mendiagnosa penyakit. Kata kunci: COVID-19,kesehatan,diagnosis 
Institution Info

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya