Abstract :
ABSTRACT
Erma Purwanti, 2017, Relasi Kuasa Dan Kebijakan Akuntansi Lingkungan :
Eco Friendly Atau Eco Frenzy? Studi Kasus Pada PT. Antam, Tbk Thesis,
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pembimbing : (1) Dr. Ari Kamayanti, SE.,
MM., MSA., Ak., CA (2) Lilik Mardiana, SE.,M.Ak.,Ak,CA
Key word :Eco Friendly, Eco Frenzy, Biaya Lingkungan, Investasi Sosial,
Perusahaan Tambang
This study aims to examine how the power related to environmental
accounting policies that are reflected in the financial statements of a sustainable
business will determine a company to be eco friendly or include into the eco frenzy.
Data analysis used in this research is PEA (political Economy of
Accounting) method by collecting financial report for 3 years Annual Report from
company that issued Sustainability Reporting Initiative or company sustainability
report with Global Reporting Initiatives (GRl) standard, conducting time series
analysis Financial statements and sustainability reports and PKBL report 2014,
2015, 2016, analyzing the percentage of environmental costs with sales and
percentage of environmental investments with cash and then associated with the
composition of the majority of stock ownership to determine whether
environmental policy is eco friendly or eco frenzy.
The results ofthis study indicate that PT Aneka Tambang Tbk is the subject
of this thesis research where the composition of majority ownership held by the
government ofIndonesia has a major influence in determining the policies taken in
connection with the strategy of environmental sustainability. Policies that tend to
be eco friendly are not much of an advantage over the allocation of environmental
costs when companies experience business losses. PT Aneka Tambang Tbk's
commitment to the environment leads to many awards and cost efficiencies. In this
case the policies taken tend to be eco frenzy. The company's environmental
responsibilities give more reputation to PT Aneka Tambang Tbk and the
expectation of return on post-mining activities as a sustainable CSR plan.
============================================================
ABSTRAK
Erma Purwanti, 2017, Relasi Kuasa Dan Kebijakan Akuntansi Lingkungan :
Eeo Friendly Atau Eeo Frenzy? Studi Kasus Pada PT. Antam Tbk, Thesis,
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pembimbing : (1) Dr. Ari Kamayanti, SE.,
MM., MSA., Ak., CA (2) Lilik Mardiana, SE.,M.Ak.,Ak,CA
Kata Kunci :Eeo Friendly, Eeo Frenzy, Biaya Lingkungan, Investasi Sosial,
Perusahaan Tambang
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kuasa terkait kebijakan
akuntansi lingkungan yang tercermin dalam laporan keuangan suatu bisnis
berkelanjutan akan menentukan suatu perusahaan menjadi eeo friendly ataukah
termasuk ke dalam eeo frenzy.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode PEA
(Political Economy of Accounting) dengan mengumpulkan laporan keuangan
selama 3 tahun Annual Report dari perusahaan yang menerbitkan Sustainability
Reporting initiative atau laporan keberlanjutan perusahaan dengan standar Global
Reporting initiatives (GRI), melakukan analisis time series laporan keuangan dan
sustainability report serta laporan PKBL tahun 2014, 2015, 2016, menganalisa
prosentase biaya lingkungan dengan penjualan dan prosentase investasi lingkungan
dengan kas kemudian dikaitkan dengan komposisi mayoritas kepemilikan saham
untuk menentukan kebijakan di bidang lingkungan apakan eeo friendly ataukah eeo
frenzy.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT Aneka Tambang Tbk yang
menjadi subyek dari penelitian thesis ini dimana komposisi kepemilikan saham
mayoritas dipegang oleh pemerintah Indonesia mempunyai pengaruh besar dalam
menentukan kebijakan yang diambil sehubungan dengan strategi keberlanjutan
dibidang lingkungan. Kebijakan yang cenderung eeo friendly tidak banyak
advantage atas alokasi biaya lingkungan disaat perusahaan mengalami kerugian
usaha. Komitmen PT Aneka Tambang Tbk terhadap lingkungan mengantarkan ke
banyak penghargaan dan efisiensi biaya. Dalam hal ini kebijakan yang diambil
cenderung eeo frenzy. Tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan memberi
reputasi lebih kepada PT Aneka Tambang Tbk dan adanya pengharapan akan return
atas kegiatan pascatambang sebagai rencana CSR yang berkelanjutan.