Abstract :
Kayu bekas selama ini banyak menimbulkan masalah dalam penanganannya, sedangkan
kinerja yang lamban tentang penanganan membuat limbah kayu membusuk, ditumpuk dan
dibakar Di Indonesia khususnya di kota besar seperti Surabaya kepemilikan lahan semakin
sempit diikuti dengan peningkatan jumlah populasi manusia maka akan mendorong seseorang
atau masyarakat menciptakan tempat untuk tanaman yang secara vertikal yang dikenal dengan
Vertikal garden Vertikal garden adalah konsep taman tegak yaitu tanaman dan elemen taman
lainnya yang diatur sedemikian rupa dalam sebuah bidang tegak. Vertikal garden juga sering
disebut dengan Vertikal landscape yang merupakan hasil kreasi inovatif untuk menumbuhkan
tanaman secara tegak dan memanfaatkan ruang yang sempit
Objek penelitian ini adalah limbah kayu palet yang dibentuk menjadi wadah tanaman
yang berbentuk kotak dan disusun secara vertikal dengan menggunakan rangka kayu usuk atau
kayu balok bekas bangunan, tanaman yang digunakan adalah tanaman aromatic Zodia (Evodia
sauveolens) Media tanaman yang akan digunakan adalah Cocopeat atau serbuk kelapa dan Pakis
haji (Cycas). Tingkat kemiringan pada Vertikal garden adalah 90? dan 55?
Perlakuan faktor bentuk Vertikal garden B2 yang memiliki kemiringan 55? memberikan
rata rata pertumbuhan terbaik atau tertinggi pada para meter adalah tinggi tanaman, berat basah
dan berat kering tanaman Zodia (Evodia sauveolens). Sedangkan perlakuan faktor bentuk
Vertikal garden B1 yang memiliki kemiringan 90? memberikan rata rata pertumbuhan terbaik
atau tertingi pada parameter luas daun dan diameter batang tanaman Zodia (Evodia sauveolens)
Perlakuan faktor media tanam M3 campuran antara cocopeat dan pakis haji memberikan rata rata
hasil yang terbaik pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, berat basah dan
berat kering