Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Fadillah, Adhitya, Fadillah
Subject
HD28 Management. Industrial Management
Datestamp
2022-05-10 00:15:38
Abstract :
ABSTRAK
Kegiatan thrifty berikut memanglah telah lama diminati oleh beberapa orang,
namun baru menjadi suatu trend semenjak diperkenalkan oleh beberapa artis
internasional. Banyaknya penggemar yang dimiliki oleh artis-artis tersebut,
menjadikan konsumen mencoba guna mengikui gaya sang idola yang mana
berakhir menjadi suatu trend guna melakukan pembelian baju di toko thrift. Social
media beperan sangat penting dalam tenarnya penjualan pakaian bekas. Efek dari
cepatnya tersebar informasi di social media membuat trend-trend fashion menjadi
hal yang mudah untuk diketahui yang membuat orang dengan mudah untuk
mengikutinya dan permintaan akan konsumsi pakaian akan meningkat. Hal ini
sangat menarik perhatian peneliti untuk melakukan penelitian dengan judul
?Pengaruh E-Wom dalam Media Sosial TikTok Terhadap Minat Beli Konsumen
dengan Brand Image Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Thrift Shop Di
Surabaya)?. Hasil penelitian menunjukkan variabel Electronic Word of Mouth (X)
pada media sosial TikTok berpengaruh signifikan terhadap Brand Image (Z).
Variabel Electronic Word of Mouth (X) pada media sosial TikTok Tidak
berpengaruh signifikan terhadap Minat beli (Y) atau memiliki pengaruh kecil pada
konsumen Thrift shop di Surabaya Barat. Meskipun hasil tidak signifikan, hal
tersebut menunjukkan bahwa ternyata variabel tersebut secara langsung memang
tidak signifikan berpengaruh, namun secara tidak langsung memiliki pengaruh
signifikan sebagai mediasi. Variabel Brand Image (Z) berpengaruh signifikan
terhadap Minat Beli (Y) secara signifikan sebesar 0,531. Variabel Brand Image
(Z) memediasi pengaruh Electronic Word of Mouth (X) terhadap Minat Beli (Y)
konsumen Thrift shop di Surabaya Barat karena memiliki nilai z pada uji sobel
yang diperoleh sebesar 2,14 > 1.96. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan
dapat menambah sampel penelitian sehingga dapat menggeneralisir kesimpulan
yang lebih luas, misalkan untuk konsumen di seluruh wilayah Surabaya.
Kata Kunci : Electronic Word of Mouth, Brand Image, Minat Beli, thrifty, media
sosia