Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Permatasari, Kiswati Rozi
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-07-19 09:45:54
Abstract :
Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan virus penyebab Covid-19 dengan gejala utama yang menyerang saluran pernapasan. Merokok akan menyebabkan peradangan pada epitel paru. Beberapa penelitian telah mengaitkan merokok dengan tingkat keparahan penyakit COVID-19 sedangkan pada beberapa penelitian yang lain tidak menemukan hubungan seperti itu. Oleh karena itu, perlu dilakukan tinjauan terhadap beberapa penelitian terdahulu untuk mengevaluasi mengenai pengaruh merokok terhadap gejala COVID-19. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengumpulan data, analisis dan pemecahan masalah melalui metode penelitian studi pustaka atau studi literatur. Hasil penelitian ini didapatkan adanya pengaruh antara perokok dengan manifestasi pada pasien COVID-19 menjadi lebih parah. Semakin banyak jumlah rokok yang di konsumsi, maka akan semakin memperberat keparahan terhadap gejala infeksi SARS-CoV-2. Selain itu, status merokok lebih mengurangi tingkat kelangsungan hidup pada pasien laki-laki dari pada wanita dikarenakan presentase jumlah perokok laki-laki yang lebih tinggi. Usia lanjut atau tua serta komorbid pada perokok yang terinfeksi SARS-CoV-2 dapat menyebabkan prognosis yang lebih buruk dan peningkatan kerentanan terhadap infeksi COVID-19.