Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Damara, Dewi Fortuna Khairunnisa
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-07-20 07:42:39
Abstract :
Pengukuran antropometri merupakan salah satu indikator yang paling umum digunakan untuk menentukan status gizi karena ketidakseimbangan asupan energi dan protein. Antropometri sebagai indikator untuk menentukan status gizi yang telah digunakan di berbagai Negara. Kekuatan otot merupakan komponen penting dalam menentukan kesehatan fisik seseorang. Kekuatan otot sendiri dinilai melalui fungsi bagian otot tersebut, contohnya untuk mengetahui kekuatan otot tangan dapat dinilai dari kekuatan genggaman tangan. Permasalahan yang terjadi dalam antropometri tangan adalah ketidaksesuaian antara dimensi peralatan dengan data antropometri. Ketidaksesuaian ini menyebabkan penurunan produktivitas, ketidaknyamanan, kecelakaaan, tekanan biomekanika, kelelahan, cedera dan cumulative trauma disorders. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antropometri dengan kekuatan genggam tangan siswa, untuk mengetahui karakteristik antropometri siswa, untuk mengetahui kekuatan genggam tangan siswa di SMK Negeri 2 Waingapu Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini merupakan penelitian Analitik-Observasional dengan menggunakan metode Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa Kelas 1 SMK Negeri 2 Waingapu Nusa Tenggara Timur yang berjumlah 74 siswa, Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling, Teknik Analisa data menggunakan analisis univariat, dan analisis bivariat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh rsponden berjenis kelamin laki-laki dengan berat dan tinggi badan normal, kekuatan genggam tangan siswa SMK 2 Negeri Waingapu dalam kategori kekuatan genggam otot sedang, Terdapat hubungan antropometri yang terdiri dari jenis kelamin, berat badan (IMT), dan tinggi badan dengan kekuatan genggam tangan.