Abstract :
ABSTRAK
Sindroma metabolik merupakan suatu kumpulan dari gejala penyakit yang mempunyai banyak faktor penyebab, karena semua faktor resiko berhubungan dengan gangguan fungsi metabolism. Secara global, kecenderungan insiden dari sindroma metabolik ini meningkat dengan cepat. Diagnosis dari sindroma metabolik sendiri memiliki beberapa kriteria yaitu berdasarkan WHO (World Health Organisation), National Chloesterol Education Program (NCEP), Adult Treatment Panel (ATP) III, dan IDF yang meliputi obesitas sentral, hipertrigliserida, hipertensi, hiperglikemia dan mikroalbuminuria. Sehingga peneliti ingin melakukan penelitian terhadap hal tersebut diatas. Dengan melakukan penelitian dengan judul pengaruh usia, jenis kelamin, hipertensi, obesitas, diabetes, dan merokok terhadap kejadian sindroma metabolik pada usia diatas 45-65 tahun pada pedagang di pasar Krian Sidoarjo tahun 2022. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah sindroma metabolik, dan variabel bebas dalam penelitian ini adalah usia, jenis kelamin, hipertensi, diabetes mellitus, obesitas dan merokok. Hasil penelitian yang didapatkan dari usiaterhadap sindroma metabolic adalah 0,06 dengan nilai phi 0,0116, jenis kelamin terhadap sindroma metabolic adalah 0,1 dengan nilai phi 0,0095, hipertensi terhadap sindroma metabolic adalah 40 dengan nilai phi 0,013, diabetes mellitus terhadap sindroma metabolic adalah 67 dengan nilai phi 0,0096, obesitas terhadap sindroma metabolic adalah 67 dengan nilai phi 0,0096 dan merokok terhadap sindroma metabolic adalah 7 dengan nilai phi 0,0016. Kesimpulannya adalah ada pengaruh usia, jenis kelamin, hipertensi, obesitas, diabetes, dan merokok terhadap kejadian sindroma metabolik pada usia diatas 45-65 tahun pada pedagang di pasar Krian Sidoarjo tahun 2022.
Kata Kunci : Obesitas, Merokok, Sindroma metabolik