Abstract :
Penelitian dilakukan untuk mengetahui manfaat biji alpukat (Persea
americana mill) terhadap mortalitas larva nyamuk Culex quinquefasciatus say.
Larva nyamuk Culex quinquefasciatus say adalah hewan percobaan dalam
penelitian ini, jumlah larva nyamuk Culex quinquefasciatus say sebanyak 250
ekor. Rancangan penelitiannya adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5
(lima) perlakuan dan (5) lima ulangan, dimana setiap ulangan dimasukan sepuluh
(10) larva Culex quinquefasciatus say yang dikenal sebagai nyamuk penyebab
filariasis dan avian malaria kedalam setiap wadah perlakuan yang telah disiapkan
sebelumnya. Lima (5) kelompok perlakuan tersebut antar lain yaitu kontrol negatif
aquades, kontrol positif abate/themefos, konsentrasi ekstrak 2%, konsentrasi
ekstrak 4%, dan konsentrasi ekstrak 6%. Pengamatan mortalitas Culex
quinquefasciatus say yang dikenal sebagai larva nyamuk penyebab malaria dan
filariasis dilakukan setiap jam selama 6 jam pengamatan. Data yang diperoleh
selanjutnya dianalisis menggunakan uji one way ANOVA dan uji lanjutan Duncan.
Berdasarkan hasil yang diperoleh ekstrak biji alpukat (Persea americana mill)
pada konsentrasi 6% mampu bertindak sebagai larvasida yang efektif dengan hasil
yang sama dengan kontrol positif (abate). Dapat disimpulkan bahwa ekstrak biji
alpukat (Persea americana mill) memiliki kemampuan membunuh larva terhadap
larva nyamuk Culex quinquefaciatu say tersebut di atas.
Kata Kunci: Larva nyamuk Culex quinquefasciatus say, ekstrak biji buah alpukat
(Persea americana mill), larvasida, kematian