Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Praptono, Skolastika Verena
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-09-01 05:37:07
Abstract :
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari pemberian ekstrak propolis Apis mellifera pada mencit Mus musculus yang diinfeksi Plasmodium berghei dilihat dari histopatologi organ limpa. Mencit sebanyak 24 ekor digunakan sebagai hewan coba berdasarkan rumus Frederer dengan 4 kelompok perlakuan dan 6 pengulangan. Kelompok kontrol negatif (-) diinfeksi plasmodium serta tanpa perlakuan digunakan sebagai kontrol, kelompok perlakuan 1 (P1) mencit diinfeksi Plasmodium berghei dan diberi propolis Apis mellifera 50%, kelompok perlakuan 2 (P2) diinfeksi Plasmodium dan diberi propolis Apis mellifera 75%, kelompok perlakuan 3 (P3) diinfeksi Plasmodium berghei dan diberi perlakuan 100% propolis Apis mellifera. Prosedur induksi Plasmodium berghei diinjeksikan melalui jalur intra peritonial, pengenceran Plasmodium berghei sebanyak 103 dengan larutan PBS. Pengamatan dilakukan pada sel megakariosit, sel makrofag dan indeks hepar. Hasil dari penelitian pada sel megakariosit perlakuan 2 dengan diberikannya 75% ekstrak ethanol propolis Apis mellifera terlihat nilai tengah dan standar defiasi sebanyak 35,50 ± 17,32 sementara itu perlakuan 3 yang diberikan 100% ekstrak ethanol propolis Apis mellifera pada mencit mendapatkan nilai tengah dan standar defiasi sebanyak 30,33 ± 7,68. Hasil sel makrofag perlakuan 3 menggunakan 100% propolis Apis mellifera pada organ limpa mencit yang diinduksi plamodium berghei adanya hasil tersebut yaitu 102,50 ± 20,13. Indeks limpa tidak ditemukan adanya peningkatan yang signifikan dari semua kelompok perlakuan yang diberi propolis apis mellifera.
Kata kunci: Plasmodium berghei, Mus musculus, propolis Apis mellifera, limpa, sel megakariosit, sel makrofag, indeks limpa.