Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor resiko terjadinya
urolithiasis pada kucing. Metode penelitian ini adalah observasional, menggunakan
rancangan studi case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan
rekapitulasi ambulatoir dari Klinik Hewan Ave Pet Care Kota Tangerang dengan
sampel tahun 2018 berjumlah14 ekor kucing kasus dan 14 ekor kucing kontrol,
tahun 2019 berjumlah 20 ekor kucing kasus dan 20 ekor kucing kontrol, tahun 2020
berjumlah 26 ekor kucing kasus dan 26 ekor kucing kontrol, dan tahun 2021
berjumlah 27 ekor kucing dan 27 ekor kucing kontrol dengan perbandingan 1:1 dan
diolah menggunakan coding dan EpiInfo. Hasil menunjukkan bahwa adanya
asosiasi faktor resiko (jenis kelamin, pakan, kandang, minum, steril, dan kasus
berulang) dengan kejadian urolithiasis pada kucing dan tidak adanya asosiasi
terhadap faktor resiko jenis kucing dan faktor resiko kawin terhadap kejadian
urolithiasis pada kucing.
Kata Kunci: Urolithiasis, Kucing, Studi Kasus Kontrol