DETAIL DOCUMENT
Gambaran histopatologi jaringan limpa dan jumlah sel eosinofil apusan darah yang diinduksi aloksan dan ekstrak daun kembang bulan (Tithonia diversifolia) pada tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Fadlillah, Andi Ikhsan
Subject
SF Animal culture 
Datestamp
2022-09-14 08:02:34 
Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran histopatologi limpa dan jumlah sel eosinofil dengan induksi aloksan dan ekstrak daun kembang bulan (Tithonia diversifolia) pada tikus wistar (Rattus norvegicus). Sebanyak 24 ekor tikus wistar jantan dengan 4 perlakuan yaitu P0 (kontrol), P1 (diinduksi metformin 250 mg/kgbb) pada hari ke 8 - 14, P2 (diinduksi aloksan 100 mg/kgbb) pada hari ke 1-7 secara interaperitonial dengan CMC-Na 1%, P3 (diberi dengan ekstrak daun kembang bulan 300 mg/kgbb) secara peroral pada hari ke 8-14. Tikus setelah dikatakan diabetes melitus dengan angka kadar gula darah > 135 mg/dL kemudian diberikan perlakuan dengan metformin pada P1, dan P2 diberikan perlakuan CMC?Na 1% dan pada P3 diberikan ekstrak daun kembang bulan. Nekropsi dilakukan pada hari ke 15 dan di ambil organ limpanya dan sedikit darah untuk dijadikan dalam bentuk preparat dan apusan darah. Lesi yang diamati Degenerasi, nekrosis dan jumlah sel eosinofil pada darah dengan menggunakan mikroskop. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ekstrak daun kembang bulan berpengaruh terhadap perubahan histopatologi jaringan limpa tikus sedangkan pada apusan darah jumlah eosinofil tidak berpengaruh terhadap pengaruh pemberian ekstrak daun kembang bulan. Kata Kunci: Aloksan, Ekstrak daun kembang bulan (Tithonia diversifolia),Degenerasi, Nekrosis, Eosinofil 
Institution Info

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya