Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histopatologi kolon
pada tikus wistars (Rattus norvegicus) yang distimulasi ekstrak teh kombucha
(Medusomyces gisevii) dan ditantang Escherichia coli dengan parameter yaitu
adanya infiltrasi sel radang, hemoragi dan nekrosis pada kolon tikus wistars ( Rattus
norvegicus ) yang distimulasi ekstrak teh kombucha ( Medusomyces gisevii ) dan
ditantang Escherichia coli. Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus jantan
berumur 3 bulan dibagi menjadi enam kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol
negatif (P0), kelompok kontrol positif (P1), kelompok dengan pemberian
konsentrasi ekstrak teh kombucha 30% (P2), konsentrasi 40% (P3), konsentrasi
50% (P4) dan konsentrasi 60% (P5). Tikus diadaptasi terlebih dahulu selama 7 hari
dan akan diberi pakan dan minum ad libitum. Ekstrak teh kombucha akan diberikan
pada hari ke-8 hingga hari ke-28. Kelompok P0 tidak diberikan perlakuan sama
sekali sedangkan kelompok P1, P2, P3, P4 dan P5 diinduksi Escherichia coli pada
hari ke-36 dengan dosis 106
cfu/ml sebanyak 1 ml secara inraperitonial. Selanjutnya
akan dilakukan euthanasia dan koleksi organ sampel kolon pada hari ke-39, untuk
pembuatan preparat histopatologi dengan pewarnaan hematoksilin eosin yang akan
diamati menggunakan mikroskop dengan perbesaran 40 kali. Analisis data
menggunakan uji ONE WAY ANOVA menunjukan adanya perbedaan nyata (p >
0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak teh kombucha
(Medusomyces gisevii) dapat menurunkan rata-rata nilai nekrosis, infiltrasi sel
radang dan hemoragi pada jaringan kolon tikus putih.
Kata kunci : ekstrak teh kombucha, tikus putih, bakteri escherichia coli