Abstract :
Diabetes melitus (DM) pmerupakan suatu penyakit metabolik dimana seseorang memiliki kadar
gula darah yang tinggi, baik karena produksi insulin yang tidak adekuat atau karena sel yang dimiliki tubuh
tidak merespon insulin dengan baik. Diabetes melitus pada lansia adalah penyakit yang sering terjadi pada
lanjut usia yang disebabkan karena lansia tidak dapat memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau
tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara efektif. Pasien diabetes melitus tipe 2 kebanyakan
merupakan pasien obesitas, dimana ini ada korelasinya dengan terjadinya insulin yang resisten. Sindroma
metabolik ini dapat memicu terjadi terganggunyapmetabolisme lipid, yang penandanya adalah
dislipidemia. Penelitian inipmerupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross
Sectional. Pengumpulanpdata dilakukan dengan instrument kuesioner yang sudahpdisiapkan.
Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien
lansia yang memeriksakan diripdi Puskesmas Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten
Tulungagung pada tahun 2022. Waktu penelitian dilakukan pada bulan maret-april 2022. Terdapat
hubungan antara obesitas dengan kejadian diabetes mellitus (DM) tipe 2 pada pasien lansia di Puskesmas
Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.