Abstract :
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan penyakit paru kronis dengan adanya obstruksi jalan napas yang progresif, ireversibel, dan sebagian reversibel. PPOK mencakup bronkitis kronis dan emfisema, atau kombinasi. Mengetahui hubungan kwalitas hidup berdasar skala CAT dengan lama merokok dan jumlah batang rokok/tahun penderita PPOK, menggunakan metode cross sectional dengan menggunakan uji statistik spearman. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. data sekunder diambil dari rekam medis pasien PPOK di RSUD X pada tahun 2016. terdapat Hubungan yang signifikan antara Kualitas Hidup dengan Lama Merokok, artinya semakin tinggi Kualitas Hidup maka semakin tinggi pula Lama Merokok tersebut. Berdasarkan hasil uji hipotesis variabel Kualitas Hidup dengan Jumlah Batang Rokok diperoleh koefisien korelasi r = 0,470; p = 0,005 (p < 0,050), diberikan kepada pasien PPOK agar pasien dapat mengenal penyakitnya, mengetahui obat-obatan yang diberikan dan cara penggunaannya, berhenti merokok, mencapai aktivitas optimal untuk meningkatkan kualitas hidup.