Abstract :
American Optometric Association (AOA) mendefinisikan Computer Vision Syndrome (CVSES) sebagai penggunaan komputer, tablet, e-reader, dan ponsel dalam waktu lama. Banyak orang mengalami iritasi mata dan kesulitan visual sebagai akibat dari kontak yang terlalu lama dengan perangkat digital. Kelelahan mata, sakit kepala, gangguan penglihatan, mata kering, nyeri leher, dan nyeri bahu adalah gejala paling khas dari CVS (American Optometric Association. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan Computer Vision Syndrome dengan kualitas tidur mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Angkatan 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian secara deskriptif analitik dengan menggunakan cross-sectional yang menggunakan data penelitian yang telah dikumpulkan dan akan dilanjutkan dengan proses pengolahan data. Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 61 mahasiswa yang diperhitungkan menggunakan rumus Lemeshow. Kemudian data diolah dengan menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian ini, p-value 0,291 lebih besar dari (0,05). Berdasarkan hasil peneitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Computer Vision Syndrome dengan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.
Kata Kunci. Computer Vision Syndrome, Kualitas Tidur