Abstract :
Tahun 2019, virus mematikan bernama Coronavirus atau COVID-19 muncul.
Ini menyebar dengan cepat pada individu dan Indikasi primernya adalah demam,
pilek, batuk, sesak napas. Semua ini mirip dengan flu. COVID-19 mencapai tingkat
pandemi dan mengakibatkan kematian di seluruh Dunia dan penularan dari manusia
ke manusia. Penelitian terbaru melaporkan bahwa hipertensi merupakan salah satu
komorbid paling umum pada pasien dengan COVID-19. Prevalensi komorbid
hipertensi mencapai persentase antara 10% hingga 34%. Adapun dampak komorbid
hipertensi pada kematian pasien dengan COVID-19 sangat berpengaruh karena
secara tidak langsung pasien dengan komorbid hipertensi akan merusak sistem
pembuluh darah secara perlahan Metode yang dipilih dalam meyusun penelitian ini
adalah penelitian kualitatif dengan literature review yang relevan dari berbagai
sumber data dari jurnal nasional maupun internasional dan terkhusus pada
hubungan komorbid hipertensi terhadap kematian pasien coronavirus disease 2019.
Penulis mendapat sumber data dari database ScienceDirect, Researchgate,
PubMed, Journal of Emerging Technologies and Innovative Research (JETIR).
Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa hipertensi meningkatkan risiko
keparahan COVID-19 dan kematian terkait COVID-19, yang selalu dikaitkan
dengan usia, obesitas, diabetes mellitus, penyakit kardiovaskular dan
serebrovaskular, dan penyakit pernapasan kronis.
Kata Kunci : Hipertensi, Coronavirus Disease 2019