Abstract :
Untuk mempengaruhi UMKM di Kecamatan Sawahan Kota Surabaya tahun 2022
dalam kaitannya dengan pencatatan laporan keuangan, penelitian ini bertujuan
untuk mengidentifikasi atau menggali aspek-aspek yang relevan. Mengkaji
bagaimana UMKM di Kecamatan Sawahan Kota Surabaya menyikapi penerapan
pencatatan laporan keuangan (Y) dihubungkan dengan tingkat pendidikan (X1),
pengetahuan akuntansi (X2), ukuran usaha (X3), dan umur usaha menjadi tujuan
penelitian ini. (X4). Penelitian ini menggunakan quota sampling, yaitu metode
pengambilan sampel kuantitatif. 70 pelaku UMKM dipilih sebagai sampel untuk
penelitian ini berdasarkan sampel yang telah ditetapkan. Hasil penelitian ini
membantu menjelaskan mengapa pendokumentasian laporan keuangan UMKM di
Kecamatan Sawahan Kota Surabaya bermanfaat tetapi secara statistik tidak
berpengaruh signifikan terhadap tingkat pendidikan pada badan usaha yang
dimiliki. Pelaksanaan pencatatan laporan keuangan memberikan dampak yang
cukup baik terhadap pemahaman akuntansi, menurut temuan sebuah penelitian
pada UMKM di Kecamatan Sawahan Kota Surabaya. Dapat disimpulkan bahwa
laporan keuangan seseorang akan lebih berkualitas jika memiliki pemahaman
akuntansi yang lebih kuat. Hasil penelitian memberikan penjelasan mengapa
penerapan pencatatan laporan keuangan pada usaha atau organisasi yang dimiliki
saat ini masih rendah di Kecamatan Sawahan Kota Surabaya karena faktor skala
perusahaan dan usia usaha.
Kata Kunci : Pemahaman Akuntansi, Penerapan Pencatatan Laporan
Keuangan, Skala Usaha, Tingkat Pendidikan, UMKM, Umur Usaha.